ICRC Peringatkan Eskalasi Konflik Timur Tengah Bisa Jadi Bencana
ICRC memperingatkan eskalasi konflik Timur Tengah dapat menjadi bencana bagi puluhan juta orang dan mendesak perlindungan warga sipil.
Gunung Semeru. Antara
Harianjogja.com, LUMAJANG—Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan intensitas tinggi pada Sabtu pagi. Dalam rentang enam jam, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu terekam mengalami puluhan gempa letusan, mempertegas status Siaga dan mendorong penguatan kewaspadaan masyarakat di kawasan rawan bencana.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, melaporkan bahwa selama periode pukul 06.00–12.00 WIB, Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami 23 kali gempa letusan atau erupsi. Gempa tersebut memiliki amplitudo 15–22 milimeter dengan durasi 95–174 detik.
"Untuk pengamatan kegempaan tercatat 23 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15–22 mm dan lama gempa 95–174 detik," kata Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Sabtu (17/1/2026).
Selain gempa letusan, aktivitas kegempaan juga mencatat 11 kali gempa embusan dengan amplitudo 3–6 milimeter dan durasi 38–99 detik. Tercatat pula tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3–20 milimeter, selisih waktu S–P 16–35 detik, serta lama gempa 39–78 detik.
Secara visual, puncak gunung api tertutup kabut dengan tingkat 0–II hingga 0–III. Asap kawah tidak teramati. Kondisi cuaca di sekitar Semeru dilaporkan mendung hingga hujan dengan arah angin lemah menuju barat laut.
Mukdas menjelaskan bahwa saat ini Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kemudian mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat.
Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
Di luar jarak tersebut, warga juga tidak diperkenankan beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area ini berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.
PVMBG mengingatkan warga agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru. Wilayah rawan tersebut meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran Besuk Kobokan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ICRC memperingatkan eskalasi konflik Timur Tengah dapat menjadi bencana bagi puluhan juta orang dan mendesak perlindungan warga sipil.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kenali empat tempat yang berisiko membuat HP cepat panas, mengganggu kinerja, dan memperpendek usia baterai.
WNI pemegang e-paspor bisa mengajukan registrasi bebas visa Jepang secara online. Simak syarat, masa berlaku, cara daftar, dan ketentuan masuk.
Persib Bandung unggul 1-0 atas The Cong-Viettel pada babak pertama ACL 2 2026/2027. Mariano Peralta mencetak gol melalui penalti menit ke-44.
Astra menghadirkan produk unggulan UMKM binaan dari berbagai daerah di Trade Expo Indonesia 2026 untuk memperluas akses pasar ekspor dan mendorong pertumbuhan u
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.