Trump Minta Netanyahu Bersiap, Opsi Serangan ke Iran Kembali Mengemuka

Newswire
Newswire Rabu, 14 Oktober 2026 11:27 WIB
Trump Minta Netanyahu Bersiap, Opsi Serangan ke Iran Kembali Mengemuka

Rudal Iran- Photo by Moslem Daneshzadeh on Unsplash via MUI.or.id\r\n\r\n

Harianjogja.com, HAMILTON—Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan membahas kemungkinan melancarkan operasi militer besar-besaran baru terhadap Iran menjelang pemilihan umum di kedua negara. Namun, Gedung Putih membantah laporan bahwa kedua pemimpin membicarakan dimulainya kembali perang.

Laporan situs berita Axios pada Selasa (13/10/2026), yang mengutip dua pejabat Amerika Serikat dan sumber lain yang mengetahui pembahasan tersebut, menyebut diskusi itu berlangsung sebelum Trump secara terbuka menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan sela Kongres AS pada November mendatang.

Menurut laporan tersebut, militer AS dan Israel tetap dalam status siaga serta menuntaskan persiapan apabila Trump mengubah kebijakannya. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa serangan baru terhadap Iran akan dilancarkan.

Intelijen Israel Disebut Jadi Bahan Pembahasan

Salah satu sumber yang dikutip Axios mengatakan Netanyahu menyampaikan informasi intelijen Israel mengenai upaya Iran membangun kembali program nuklirnya. Informasi itu mencakup kemungkinan pengoperasian fasilitas Pickaxe Mountain untuk pengayaan uranium.

Di sisi lain, seorang pejabat Gedung Putih membantah laporan mengenai pembahasan serangan baru tersebut. Pejabat itu menyatakan bahwa kabar kedua pemimpin membicarakan dimulainya kembali perang adalah "tidak benar".

Pejabat tersebut juga menegaskan Trump telah menepis kemungkinan serangan terhadap Iran sebelum pemilihan sela AS pada bulan depan.

Meski terdapat bantahan itu, sumber-sumber yang dikutip dalam laporan Axios menyebut angkatan bersenjata kedua negara masih menyiapkan berbagai kemungkinan jika kebijakan Washington berubah.

Seorang pejabat AS lainnya menggambarkan sikap Trump sebagai tidak tegas. Menurut sumber tersebut, Trump meminta Netanyahu bersiap menghadapi kemungkinan serangan, tetapi tidak memberikan komitmen untuk melaksanakannya.

Pejabat AS Berbeda Pandangan soal Serangan

Laporan Axios juga menyebut Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan pimpinan Komando Pusat AS (CENTCOM) menjadi pihak yang paling kuat mendukung opsi serangan baru terhadap Iran.

Sebaliknya, sebagian besar penasihat lebih memilih agar pemerintah AS melanjutkan sanksi dan tekanan ekonomi terhadap Teheran. Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan adanya sejumlah pendekatan yang dipertimbangkan dalam menghadapi Iran.

Dengan demikian, kemungkinan operasi militer baru masih menjadi salah satu opsi yang dilaporkan dibahas, sementara sikap resmi yang disampaikan Gedung Putih menepis adanya pembicaraan untuk memulai kembali perang.

Potensi Konflik Dikaitkan dengan Pemilu Israel

Dalam laporan yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir disebut telah menyampaikan kepada Ketua Dewan Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine bahwa pertempuran dalam tiga pekan mendatang berpotensi memaksa penundaan pemungutan suara di Israel.

Pemungutan suara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober. Menurut laporan itu, kemungkinan serangan balasan rudal dari Iran menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pelaksanaan pemilu.

Sementara itu, upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan masih berlangsung. Mediator Qatar dilaporkan masih menunggu tanggapan Iran terhadap usulan balasan terbaru yang diajukan Amerika Serikat.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada kepastian mengenai keputusan akhir terkait kemungkinan serangan baru. Informasi mengenai pembahasan operasi militer itu bersumber dari laporan Axios yang mengutip sejumlah pejabat dan sumber terkait, sementara Gedung Putih telah membantah adanya pembicaraan untuk memulai kembali perang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online