Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Massa mengikuti unjuk rasa menentang serangan AS ke Venezuela di New York, 3 Januari 2026. (ANTARA/HO-Xinhua/Zhang Fengguo)
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah Venezuela membantah keras tuduhan Amerika Serikat yang menyatakan situasi keamanan di negaranya tidak aman dan kini dikontrol oleh kelompok bersenjata yang menjalankan pos pemeriksaan di jalan‑jalan. Tuduhan itu muncul setelah Washington memperingatkan warganya untuk segera meninggalkan Venezuela.
Kementerian Luar Negeri Venezuela mengatakan pernyataan Departemen Luar Negeri AS hanya berupa spekulasi yang bertujuan menciptakan persepsi risiko yang sebenarnya tidak ada. Dalam pernyataannya, Venezuela menegaskan bahwa negara itu tetap berada dalam kondisi ketenangan, kedamaian, dan stabilitas penuh.
Pemerintah juga memastikan semua pemukiman, rute transportasi, pos pemeriksaan, dan sistem keamanan berfungsi normal, serta seluruh persenjataan negara berada di bawah kendali otoritas resmi.
Peringatan keamanan AS itu berkaitan dengan laporan bahwa kelompok milisi pro‑pemerintah Venezuela yang dikenal sebagai colectivos disebut oleh Washington melakukan pemeriksaan kendaraan guna mencari warga Amerika atau tanda dukungan terhadap AS.
Pemerintah AS menyarankan seluruh warga negaranya di Venezuela segera meninggalkan negara tersebut karena situasi yang “masih dinamis dan berisiko tinggi”.
Langkah AS tersebut terjadi di tengah ketegangan internasional yang meningkat setelah pemerintah AS melancarkan operasi besar di Venezuela awal Januari yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya.
Tindakan tersebut memicu kecaman dari sekutu pemerintahan Venezuela dan negara lain, sementara Caracas menyangkal tuduhan keamanan oleh AS dan menyebut peringatan itu berdasar informasi yang tidak akurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.