El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Ilustrasi rangkaian kereta api. - Antara
Harianjogja.com, SURABAYA—Proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) Fase 1 yang menghubungkan Gubeng–Wonokromo–Sidoarjo ditargetkan mulai dibangun pada 2027 dengan dukungan Pemerintah Jerman dan Uni Eropa.
SRRL dirancang melayani lebih dari 200.000 penumpang per hari dan memberi manfaat langsung bagi sekitar 1,3 juta penduduk pada dua tahun pertama operasional.
Selain transportasi publik, kerja sama internasional ini juga mencakup penguatan sektor lingkungan, kesehatan, dan pendidikan, termasuk dukungan pengendalian perubahan iklim serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) Fase 1 akan memasuki tahap peletakan batu pertama pada 2027 sebagai solusi transportasi publik kawasan aglomerasi Surabaya Raya.
Hal itu Khofifah sampaikan saat menerima Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. “Ini menjadi penting karena transportasi publik di area Aglomerasi Surabaya memang harus dicari solusi. Insya-Allah di tahun 2027 akan ground breaking,” kata Khofifah, Sabtu (10/1/2026).
Khofifah mengatakan mengapresiasi dukungan Pemerintah Jerman dan Uni Eropa yang selama ini menjadi mitra strategis pembangunan Jawa Timur, khususnya melalui KfW Development Bank dalam pengembangan proyek SRRL Fase 1 rute Gubeng–Wonokromo–Sidoarjo.
Menurut Khofifah, keberadaan SRRL diharapkan mampu memudahkan mobilitas masyarakat, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan produktivitas warga yang beraktivitas di kawasan Surabaya Raya.
Proyek SRRL telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan tercatat dalam Blue Book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) periode 2020–2024.
Pada 30 Juni 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menandatangani perjanjian pinjaman (loan agreement) dengan KfW Development Bank senilai 297 juta euro untuk mendukung proyek tersebut.
SRRL dirancang mendukung elektrifikasi dan jalur ganda sepanjang sekitar 22 kilometer jalur kereta api di Surabaya, dengan proyeksi lebih dari 200.000 penumpang per hari serta memberi manfaat bagi sekitar 1,3 juta penduduk pada dua tahun pertama operasional.
Selain infrastruktur transportasi, pertemuan tersebut juga membahas penguatan kerja sama mitigasi pemanasan global dan perubahan iklim, termasuk pengelolaan sampah melalui sistem penanganan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang.
Di sektor kesehatan, Khofifah mengapresiasi kontribusi teknologi dan alat kesehatan asal Jerman dan mendorong pengembangan kerja sama lanjutan berupa mentoring dokter spesialis, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya.
Sementara di bidang pendidikan, Khofifah berharap kerja sama vokasi dengan Jerman dapat diwujudkan melalui program kursus singkat bagi guru dan siswa Jawa Timur guna memperkuat keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.
Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste mengatakan komitmen negaranya dalam mendukung pembangunan transportasi publik dan pengendalian perubahan iklim di Jawa Timur.
“Kami siap mendukung Jatim dan Surabaya sebagai salah satu daerah dengan pengaruh besar sekaligus Game Changer di Indonesia,” ujarnya.
Head of Cooperation Delegation of the European Union to Indonesia Jerome Pons menegaskan Uni Eropa melalui strategi Global Gateway berkomitmen memperkuat investasi cerdas dan berkelanjutan di sektor transportasi, energi, kesehatan, pendidikan, dan penelitian.
“Kami bertujuan untuk memberikan dampak transformatif di sektor digital, iklim dan energi, transportasi, kesehatan, serta pendidikan dan penelitian,” kata Jerome.
Dengan konsep berkelanjutan dan dukungan global, SRRL diharapkan menjadi game changer transportasi publik dan pembangunan hijau di Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.