BMKG Ingatkan Hujan Petir Ancam Sejumlah Kota Besar Hari Ini
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)
Harianjogja.com, IRAN— Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka dalam rangkaian aksi protes yang berlangsung di wilayah barat dan barat daya Iran pada Kamis (1/1/2026). Informasi tersebut dilaporkan sejumlah media setempat.
Kantor Berita semi resmi Fars mengutip seorang pejabat lokal yang tidak disebutkan namanya menyebutkan lebih dari 150 orang berkumpul di wilayah Lordegan, Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari. Massa aksi dilaporkan meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah serta melempari sejumlah gedung publik dengan batu.
“Setelah polisi turun tangan, sebagian pengunjuk rasa melepaskan tembakan ke arah aparat keamanan hingga melukai sejumlah petugas, sementara dua orang tewas dalam bentrokan tersebut,” ujar pejabat tersebut.
Fars juga melaporkan insiden terpisah di Provinsi Lorestan. Tiga orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 17 orang lainnya terluka ketika sekelompok perusuh menyerang markas kepolisian dengan memanfaatkan situasi aksi protes publik di Kota Azna.
Dalam laporan tersebut disebutkan para penyerang menggunakan senjata tajam dan senjata api saat berupaya melucuti aparat keamanan dan menyerbu gudang senjata. Aksi tersebut memicu bentrokan hebat antara aparat dan massa.
Rangkaian kekerasan ini terjadi setelah media lokal memberitakan penangkapan 20 orang dalam insiden terpisah di Kota Kuhdasht, Provinsi Lorestan, pada Rabu. Dalam peristiwa tersebut, seorang anggota pasukan Basij yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran dilaporkan tewas.
Sebelumnya, pada 28 Desember, para pedagang di Grand Bazaar Teheran menggelar aksi protes menyusul anjloknya nilai tukar mata uang lokal, rial Iran, terhadap mata uang asing serta meningkatnya tekanan ekonomi. Aksi itu kemudian meluas ke sejumlah kota lain di Iran.
Juru Bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyatakan pemerintah menyadari situasi yang berkembang. “Kami mengamati, mendengarkan, dan secara resmi mengakui adanya protes, krisis, dan tantangan yang terjadi,” ujarnya.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga mengakui adanya ketidakpuasan publik. Ia menegaskan pemerintah bertanggung jawab atas persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat dan mengimbau para pejabat agar tidak menyalahkan pihak eksternal, termasuk Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.