Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Donald Trump - Instagram @realdonaldtrump
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa serangan militer AS baru-baru ini menargetkan kawasan dermaga di Venezuela yang diduga menjadi titik operasional pengiriman narkoba melalui jalur laut.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan menjelang pertemuannya dengan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu, Senin (29/12/2025). Menurut Trump, lokasi yang diserang merupakan fasilitas pesisir tempat narkotika disiapkan sebelum dikirim menggunakan kapal.
“Kami telah menghantam kapal-kapalnya. Sekarang kami menghantam area operasionalnya,” kata Trump, dikutip Selasa (30/12/2025).
Trump menyebut kawasan dermaga tersebut kini sudah tidak lagi berfungsi. Namun, ia enggan membeberkan secara rinci lembaga Amerika Serikat yang terlibat dalam operasi tersebut. Trump hanya menyatakan mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi memilih tidak mengungkapkannya ke publik.
Ia juga menambahkan bahwa target serangan berada di sepanjang garis pantai Venezuela, tanpa menyebutkan lokasi spesifik.
Saat ditanya mengenai komunikasi dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Trump mengaku sempat melakukan pembicaraan belum lama ini. Meski demikian, ia menyebut percakapan tersebut tidak menghasilkan kemajuan berarti.
“Saya memang berbicara dengannya, tapi tidak banyak yang tercapai,” ujarnya singkat.
Hingga kini, pemerintah Venezuela belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim serangan AS maupun pengakuan Trump mengenai komunikasi dengan Maduro.
Sebelumnya, Trump juga sempat menyinggung operasi militer terhadap Venezuela dalam wawancara radio pada Jumat lalu. Dalam kesempatan itu, ia menyebut AS telah menyerang sebuah fasilitas besar yang diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan narkoba, tanpa mengungkap detail lokasi maupun waktu kejadian.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya intensitas operasi militer Amerika Serikat di kawasan Karibia dan Pasifik timur sejak September 2025. Operasi itu diklaim sebagai bagian dari upaya pemberantasan jaringan perdagangan narkotika internasional. Sejumlah laporan menyebut sedikitnya 105 orang tewas dalam 29 serangan yang terjadi dalam periode tersebut.
Langkah militer AS juga beriringan dengan meningkatnya tekanan terhadap Venezuela, termasuk pemblokiran kapal tanker minyak, penyitaan kapal, serta penambahan kehadiran militer di sekitar perairan negara tersebut.
Pemerintah Venezuela sebelumnya mengecam berbagai tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk “pembajakan internasional”.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.