Prabowo Terima 250 Anggota Kadin, Diberi Laporan Investasi Tembus Rp2.000 Triliun
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Pengelola dan aparat setempat mengimbau wisatawan meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras mengingat kawasan Guci rawan banjir kiriman dari wilayah hulu. /Antara.
Harianjogja.com, TEGAL—Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir bandang melanda Kawasan Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (petang), akibat luapan aliran sungai dari wilayah hulu.
Banjir bandang terjadi karena kiriman air dari Sungai Sawangan di perbatasan Kabupaten Tegal dan Brebes. Meski arus air cukup deras, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun banjir bandang mengakibatkan sejumlah fasilitas wisata terdampak. Pipa Pancuran 13 dilaporkan terbawa arus, jembatan kecil rusak, serta kolam pemandian sempat tertutup lumpur, batu, dan kayu sehingga tidak dapat digunakan sementara.
Kepala Kepolisian Sektor Bojong Kompol Khaerun mengatakan banjir bandang yang melanda Kawasan Objek Wisata Guci karena kiriman banjir dari Sungai Sawangan yang berada di perbatasan Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Brebes.
"Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu, jadi masih aman. Ya, banjir karena kiriman dari wilayah atas," katanya, Sabtu (20/12/2025).
Hanya saja, banjir bandang tersebut mengakibatkan pipa pancuran 13 di Objek Wisata Guci terbawa arus sungai.
Ia mengimbau pada warga maupun pengunjung Objek Wisata Guci agar berhati-hati saat hujan turun sebagai upaya mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan bersama.
Petugas Pancuran 13 Objek Wisata Guci Jam Zami mengatakan banjir bandang mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat intensitas curah hujan meningkat cukup deras.
"Luapan air sungai dengan arus kuat membawa material lumpur, batu, dan kayu ke area wisata. Banjir datang cukup deras sekitar pukul 15.00 WIB bersamaan dengan hujan lebat," katanya.
Akibat kejadian tersebut sebuah jembatan kecil di kawasan Pancuran 13 dilaporkan terbawa arus banjir serta kolam pemandian Pancuran 13 juga sempat tertutup material banjir sehingga tidak dapat digunakan.
"Debit air banjir mulai surut dan kondisi berangsur membaik, Sabtu petang. Namun, hujan ringan masih turun di kawasan Guci," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,
Siswa MAN 2 Bantul meraih golden ticket IPB berkat Hydrotani Wall, inovasi hidroponik vertikal dengan memanfaatkan air hujan.
Soundrenaline Sana Sini Yogyakarta menghadirkan musisi lintas genre dan kolaborasi khusus. Colorcode tampil dengan konsep mini orkestra.