KPK Sita Uang Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ribuan demonstran memenuhi sejumlah ruas jalan di Filipina pada Minggu untuk menuntut para pejabat tinggi negara mundur dari jabatannya. Aksi besar-besaran yang berlangsung di berbagai kota itu menjadi bentuk protes terhadap dugaan korupsi yang dianggap kian meluas.
Di Manila, para pendemo bergerak menuju Istana Malacanang sambil membawa bendera merah dan spanduk, sembari meneriakkan seruan “Presiden Ferdinand Marcos Jr, Raja para koruptor”. Polisi telah menyiapkan barikade di sekitar lokasi, namun aksi tersebut berakhir tanpa terjadi bentrokan.
Laporan media lokal dan kepolisian menyebut sedikitnya 25.000 orang terlibat dalam demonstrasi di Manila dan berbagai lokasi lain yang digelar oleh kelompok masyarakat sipil.
Gelombang protes ini muncul setelah Presiden Marcos Jr memerintahkan investigasi atas dugaan penyimpangan dalam proyek-proyek penanggulangan banjir pemerintah. Proyek tersebut diduga menghabiskan dana hingga 1 triliun peso atau sekitar US$17 miliar (Rp283,1 triliun) dalam 15 tahun terakhir, namun sebagian proyek dinilai tidak sesuai standar atau bahkan tidak pernah direalisasikan.
Seorang mahasiswa yang turut berunjuk rasa menyatakan bahwa Marcos dan Wakil Presiden Sara Duterte harus dimintai pertanggungjawaban, dan seluruh pejabat yang terbukti korup harus dipenjara.
Aktivis Renato Reyes juga menegaskan bahwa Presiden tidak bisa lepas tangan dari skandal tersebut. “Marcos tidak bisa cuci tangan dan berpura-pura tidak terlibat... Korupsi kini menggedor-gedor Kantor Presiden,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.