Mabes Polri Tangani Kasus Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga minyak dunia melonjak pada pembukaan perdagangan di Asia, Senin (28/9/2026) pagi, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak tawaran damai Iran. Harga minyak mentah Brent menembus US$106 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) juga menguat.
Dilansir dari CNBC International, harga minyak mentah Brent naik 1,8% menjadi US$106,31 per barel. Adapun harga minyak mentah WTI meningkat 1,3% ke level US$93,62 per barel.
Kenaikan tersebut terjadi di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah, khususnya setelah Iran menawarkan opsi damai kepada AS. Proposal tersebut ditujukan untuk mengakhiri konflik di kawasan sekaligus membuka kembali Selat Hormuz.
Namun, tawaran Iran itu ditolak Trump. Presiden AS tersebut justru berencana kembali menyerang Iran setelah pemilihan umum paruh waktu pada November 2026 mendatang.
"Mereka [Iran] mengajukan usulan tetapi saya menolaknya," kata Trump.
Iran Tawarkan Selat Hormuz Dibuka dalam 7 Hari
Sebelumnya, Iran mengajukan kesepakatan kepada AS yang membuka peluang normalisasi pelayaran di Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari.
Penutupan jalur strategis tersebut telah mengguncang arus energi dunia dan memicu volatilitas harga minyak serta gas. Karena itu, pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu bagian penting dalam proposal Iran kepada AS.
Melansir BBC, Sabtu (26/9/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Selat Hormuz dapat kembali dibuka dalam waktu sepekan apabila Amerika Serikat memenuhi sejumlah persyaratan.
Menurut Araghchi, ketentuan tersebut sebenarnya telah tercantum dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding yang diteken kedua negara pada Juni.
"Tergantung Amerika Serikat sekarang," kata Araghch.
Proposal Iran tersebut telah disampaikan kepada AS melalui Qatar. Namun, Araghchi tidak merinci langkah yang harus diambil Washington untuk merealisasikan kesepakatan tersebut.
Dia menegaskan tuntutan Iran bukan persyaratan baru. Seluruh tuntutan tersebut, menurutnya, telah tercantum dalam nota kesepahaman yang sebelumnya disepakati.
"Jika persyaratan yang diperlukan terpenuhi, selat tersebut dapat dibuka kembali dan pelayaran normal dapat dipulihkan dalam waktu tujuh hari," ujarnya.
Iran Tunggu Respons AS
Di tengah proposal pembukaan kembali Selat Hormuz tersebut, delegasi Iran tidak berencana menggelar putaran perundingan baru dengan perwakilan Amerika Serikat (AS) di New York.
Kantor berita IRNA melaporkan informasi tersebut dengan mengutip seorang sumber. Sebelumnya, pada Rabu (23/9), Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan perwakilan negaranya telah berkomunikasi dengan pihak AS melalui Qatar di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa sebelumnya.
“Tidak ada rencana untuk putaran pembicaraan baru dengan pihak AS dalam agenda perwakilan Iran. Menteri luar negeri akan kembali ke Iran pada Selasa (29/9) setelah menyelesaikan agenda yang telah dijadwalkan,” kata sumber tersebut kepada IRNA.
Meski tidak ada rencana putaran perundingan baru, sumber tersebut mengatakan Iran masih menunggu tanggapan dari AS terkait proposal yang telah disampaikan.
Perkembangan tawaran damai Iran dan penolakan Trump tersebut menjadi perhatian pasar energi karena berkaitan langsung dengan Selat Hormuz, jalur strategis yang berperan penting dalam arus energi dunia. Ketidakpastian mengenai pembukaan kembali jalur tersebut turut menjadi latar belakang pergerakan harga minyak pada perdagangan Senin (28/9/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.