Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Pengamen Pocong/ Polsek Koja
Harianjogja.com, JAKARTA UTARA—Polsek Koja mengamankan tiga pengamen berinisial FS (15), RA (11), dan MZA (19) yang mengenakan kostum pocong dan membuat warga takut di Jalan H Murtado, Tugu Utara, Senin (24/11/2025).
"Iya, kita amankan tiga pengamen berkostum pocong usai dapat laporan dari masyarakat," kata Kanit Reskrim Polsek Koja Polres Jakarta Utara AKP Fernando di Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Menurut dia, kehadiran pengamen berkostum pocong dan berkeliaran di jalan saat malam hari itu kerap membuat emak-emak ketakutan.
"Bahkan, ada emak-emak yang sampai pingsan gara-gara ketakutan," ujar Fernando.
Setelah diamankan di Polsek Koja, ketiga pengamen itu pun dibuatkan surat pernyataan agar tidak kembali melakukan hal serupa, lalu diserahkan kepada orang tua mereka.
Fernando mengatakan ketiga pengamen itu mengaku masih memiliki orang tua dan mengamen untuk membeli makan.
"Kami sudah pulangkan mereka kepada keluarganya dan minta agar tidak melakukan aksinya kembali," terang Fernando.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.