Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Sejumlah warga melihat proses evakuasi melalui layar televisi di Posko SAR gabungan di Kompleks Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, Jumat (3/10/2025)./ Antara
Harianjogja.com, SIDOARJO - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat ada sebanyak 113 orang menjadi korban mushala ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (29/9). Dari jumlah tersebut 10 korban di antaranya meninggal dunia.
"Total semua korban sampai saat ini berjumlah 113 orang, dengan rincian 10 orang meninggal dunia dan 103 orang selamat,” kata Kepala Kantor Basarnas Surabaya Nanang Sigit di Posko SAR gabungan di wilayah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jumat.
Hari ini, kata dia, hingga Jumat sore telah ditemukan sebanyak lima korban yang dinyatakan meninggal dunia.
Ia menjelaskan korban pertama ditemukan pukul 07.30 WIB, disusul korban kedua pukul 07.35 WIB, korban ketiga pukul 10.17 WIB, korban keempat pukul 11.34 WIB, dan korban kelima pukul 14.00 WIB.
Nanang menyebut untuk lima korban yang ditemukan hingga Jumat sore masih dalam proses identifikasi di Post Mortem RS Bhayangkara Surabaya.
Lebih lanjut ia menambahkan pembongkaran reruntuhan mushala Ponpes Al Khoziny dengan alat berat baru mencapai sekitar 50 persen.
“Kalau dilihat secara matematis, proses ini diperkirakan baru selesai besok sore,” ucapnya.
Menurut dia, saat ini tim SAR telah menempatkan alat berat di sektor A3 hingga A4 atau sisi belakang bangunan, sementara tim SAR gabungan yang melakukan pencarian secara manual ditempatkan di sektor A1 dan A2.
Namun jika ditemukan posisi aman di titik lainnya, kata Nanang, pencarian manual juga tetap dilakukan.
“Kalau ada korban langsung terlihat, evakuasi akan segera kami lakukan,” tuturnya.
Nanang menambahkan sejauh ini sebagian besar korban meninggal ditemukan di area tempat wudhu, sementara sisanya berada di sisi kiri bagian belakang bangunan.
“Kami pastikan penempatan alat berat tidak berisiko bagi petugas, sehingga lokasi harus benar-benar aman,” jelasnya.
Nanang juga menjelaskan jika operasi pembongkaran material reruntuhan bangunan dan pencarian korban akan terus dilakukan hingga 24 jam ke depan dan diperkirakan secara matematis selesai Sabtu (4/10) sore.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.