Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Nabire, Jaringan Internet Alami Gangguan

Newswire
Newswire Jum'at, 19 September 2025 13:27 WIB
Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Nabire, Jaringan Internet Alami Gangguan

Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake

Harianjogja.com, JAYAPURA - Gempa magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (19/9/2025). General Manager Witel Papua Barat Eric M. Tobing menyatakan jaringan internet di area Nabire mengalami gangguan usai gempa bumi di kedalaman 24 kilometer barat laut Nabire.

"Gempa bumi di kedalaman 24 kilometer barat laut Nabire pada Jumat menyebabkan layanan TelkomGroup di area Nabire, Botawa dan Enarotali mengalami gangguan," katanya dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Jumat.

Menurut Eric, saat ini Telkom bersama tim teknis Palapa Timur Telematika (PTT) sedang melakukan proses percepatan penyambungan jalur Kigamani-Timika agar layanan dapat pulih seperti semula di tengah kondisi alam yang cukup sulit, yang diakibatkan longsor pada jalur kabel FO darat.

BACA JUGA: BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan DIY hingga 22 September

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan kami, mohon doa dan dukungan untuk kelancaran proses pemulihannya," ujarnya.

Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMGK) menyebutkan gempa magnitudo 6,6 mengguncang Kota Nabire, Papua Tengah pada Jumat sekitar pukul 01.19 WIB dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa yang mengguncang Kota Nabire berlokasi di titik koordinat 3.47 LS, 135.49 BT. Lokasi tersebut berjarak sekitar 29 kilometer Barat Laut Kota Nabire dengan kedalaman 24 kilometer.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online