Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Ratusan massa menjarah rumah Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio di Jalan Karang Asem 1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan Sabtu (20/8//2025) malam. - Antara.
Harianjogja.com, MATARAM - Sosiolog Universitas Mataram (Unram) Saipul Hamdi mengingatkan para tokoh publik di Indonesia untuk selalu menjaga etika saat berbicara guna menciptakan suasana komunikasi yang kondusif.
"Etika mengeluarkan pernyataan ke publik perlu dijaga," ujarnya di Mataram, Minggu.
Saipul mengatakan aksi masyarakat menyatroni rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni dan beberapa tokoh publik lainnya menjadi pembelajaran berharga tentang pentingnya menjaga lisan.
Dalam situasi sosial yang rapuh di mana ketimpangan distribusi pendapatan kian tinggi membuat masyarakat cenderung sensitif terhadap berbagai dinamika perubahan yang terjadi.
Menurutnya, sebuah pernyataan yang kurang tepat dari tokoh publik saat kondisi sosial-ekonomi tidak stabil dapat menimbulkan persepsi beragam di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Cegah Kerusuhan Menyebar di Kulonprogo, Jaga Warga dan Linmas Disiagakan
"Ini menjadi pembelajaran bahwa mengeluarkan pernyataan tidak boleh terlalu vulgar di media, karena kita tidak tahu masyarakat kadang perasaannya sakit," kata Saipul.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya tercatat sejumlah rumah anggota legislator hingga menteri menjadi sasaran penjarahan oleh massa, seperti rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Nafa Urbach, hingga rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Massa menjarah berbagai harta benda hingga makanan dari kediaman para tokoh publik tersebut.
Sejak kemarin sampai hari ini, Presiden Prabowo Subianto telah memanggil Panglima TNI, Kapolri, ketua umum partai politik, hingga ormas keagamaan guna menyamakan persepsi mengenai kondisi terkini bangsa Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.