Petugas Sensus Ekonomi 2026 Keluhkan Honor, BPS Semarang Buka Suara
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Tim gabungan mengevakuasi pendaki asal Magetan yang meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Lawu, Karanganyar, Sabtu (16/8/2025). /Solopos-Indah Septiyaning Wardani.
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Seorang pendaki asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Paul HT, 48, meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Lawu wilayah Karanganyar pada Sabtu (16/8/2025) sore. Paul meninggal dunia diduga karena mengalami hipotermia di Pos 3 melalui jalur pendakian Cetho.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan korban melakukan pendakian bersama rombongannya yang berjumlah lima orang dari Sragen, Jawa Tengah, melalui jalur Cetho pada pukul 08.00 WIB.
Setibanya kawasan Pos 3, korban mulai mengalami gejala kelelahan dan hipotermia. Kondisi diperparah dengan korban mengalami muntah-muntah.
BACA JUGA: Pemerintah Anggarkan Rp424,8 Trilun untuk Pertahanan Semesta
"Jadi korban dengan rombongan lima orang mendaki naik dari Cetho pukul 08.00 WIB. Tapi sampai di Pos 3 atas sedikit, salah satu pendaki atas nama Paul mengalami hipotermia, kemudian muntah-muntah," ujarnya, Sabtu.
Hendro mengatakan teman korban sempat memberikan pertolongan pertama serta meminta bantuan ke penjaga pos. Meski sudah mendapat pertolongan pertama namun korban dinyatakan meninggal dunia pukul 14.00 WIB.
Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan BPBD Karanganyar, SAR, dan sukarelawan setempat mengevakuasi korban dari Pos 3 menuju basecamp Cetho. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala.
"BPBD bersama sukarelawan, mengevakuasi korban untuk dibawa ke bawah, dan teman sukarelawan sudah menghubungi keluarga," kata dia.
Jasad korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Jenawi selanjutnya diserahkan kepada keluarganya. Hendro mengatakan kondisi cuaca di puncak Gunung Lawu saat ini dingin alias bediding. Sehingga pendaki yang hendak melakukan pendakian harus mempersiapkan fisik dengan baik.
Hendro berpesan agar pendaki membawa obat-obatan yang dibutuhkan. Bagi para pendaki agar selalu melakukan persiapan secara matang baik fisik maupun perlengkapan sebelum pendakian.
Selain itu, pendaki harus berhati-hati bila melakukan pendakian saat ini, mengingat cuaca dalam kondisi kemarau basah dan dingin. "Cuaca di Lawu masih cukup dingin, karena biar kemarau, sesuai prediksi BMKG, bahwa saat ini kondisi cuaca kemarau tapi basah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Komjak RI memantau langsung pemeriksaan tersangka dan saksi dalam perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung.
KPK menahan tiga tersangka penyuap Anwar Sadad dalam kasus dana hibah Jawa Timur 2019–2022. Penahanan berlangsung selama 20 hari.
Laser dan waxing sama-sama menghilangkan bulu tubuh. Ketahui perbedaan ketahanan hasil, cara kerja, serta kelebihan masing-masing metode.
Kebakaran di Kulonprogo meningkat selama musim kemarau 2026. Mayoritas dipicu pembakaran sampah dan kondisi lahan yang semakin kering.
Alwi Farhan turun ke peringkat 11 dunia pada ranking BWF terbaru. Ubed naik ke posisi 26, sementara Putri KW tetap di peringkat enam.