Tol Disiapkan untuk Kawasan Industri Mobil Listrik Nasional di Subang
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
Kawasan titik nol Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. ANTARA/Bagus Purwa/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Bank Tanah (BBT) baru saja menerima permohonan pengajuan lahan seluas 600 hektare (ha) yang dilayangkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Permohonan pengajuan lahan itu disampaikan langsung oleh Sekjen Kemenhan Letjen TNI Tri Budi Utomo. Dalam laporannya, usulan permintaan lahan jumbo itu dibutuhkan untuk pembangunan landasan udara (Lanud) di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja mengaku pihaknya bakal mendukung usulan tersebut dalam rangka mendukung upaya TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Kembali Normal
Permohonan penambahan luasan lahan, kata Parman, berada di area yang telah diperuntukkan sebagai kawasan TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) sebagaimana sudah dituangkan dalam rencana induk (masterplan) Badan Bank Tanah di PPU.
“Reforma Agraria merupakan salah satu pilar kesejahteraan rakyat. Kami memiliki kewajiban untuk melaksanakan program baik dari pemerintah tersebut. Komitmen yang telah kami sosialisasikan kepada subjek reforma agraria di PPU ini harus kami jaga,” ujarnya dalam keterangan persnya, Kamis (14/8/2025).
Sebelumnya, Bank Tanah juga menyebut telah mengimplementasikan penyediaan lahan seluas 50 ha yang termasuk dalam luasan Bandara Internasional IKN seluas 621 ha.
"Badan Bank Tanah telah memiliki masterplan, yang mana peruntukannya sudah disesuaikan dengan RTRW, serta masyarakat telah mengetahui lahan yang akan mereka dapatkan melalui program reforma agraria,” jelas dia.
BACA JUGA: Cukup Bayar Rp1 Juta Bisa Masuk Surga, MUI Kecam Rumah Ibadah Umi Cinta di Bekasi
Badan Bank Tanah memiliki hak pengelolaan lahan (HPL) di PPU seluas 4.162 ha. Dari jumlah luasan tersebut, sebanyak 1.873 ha telah dialokasikan untuk reforma agraria, 621 ha untuk Bandara Internasional Nusantara, dan kepentingan umum seluas 379 ha.
Lahan kelolaan Bank Tanah itu juga telah disalurkan untuk mendukung pembangunan jalan bebas hambatan seluas 135 ha, 3 ha untuk kepentingan sosial dan area pengembangan 1.070 ha serta badan air seluas 84 ha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum