Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Para pendaki Gunung Lawu. Mendaki gunung butuh tips tertentu agar aman./Harian Jogja-M136-Daffa Firdaus Najati
Harianjogja.com, JAKARTA—Masyarakat diminta untuk tidak mendaki gunung dengan alasan takut ketinggalan tren alias Fear of Missing Out (FOMO). Hal ini diungkapkan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025 di Jakarta, Senin (11/8/2025), Menhut Raja Juli Antoni mengajak generasi muda dan masyarakat pada umumnya untuk mengunjungi dan menyebarluaskan keindahan taman nasional di Indonesia, sambil tetap mengingat konsep ekoturisme yaitu wisata bertanggung jawab yang mempertimbangkan dampak kepada alam dan komunitas lokal.
"Tapi tidak cukup hanya menjadi FOMO, fear of missing out. Karena hanya tren teman-teman naik gunung, semua naik gunung tapi tanpa persiapan yang baik sehingga terjadi kecelakaan yang tidak kita kehendaki, misalkan," kata Menhut.
Dia meminta agar persiapan dilakukan dengan matang dan mendorong agar para calon pendaki juga dapat mengikuti pelatihan SAR dasar yang banyak diberikan di komunitas pecinta alam.
BACA JUGA: Temuan Mortir di Halaman Rumah Warga Sleman Diduga Kuat Bom Pesawat
Sebelumnya sejumlah kecelakaan pendakian di taman nasional mendapatkan perhatian masif, termasuk insiden ketika pendaki asal Brasil, Juliana Maris, yang meninggal dunia usai tergelincir masuk jurang di Gunung Rinjani pada Juni lalu.
Dalam kesempatan tersebut Menhut juga menyatakan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membuka ruang agar para generasi muda bisa terlibat dalam upaya konservasi dan menyebarkan pesan mencintai alam terutama di dunia digital,
Apalagi, kata dia, mengingat generasi muda Indonesia, yang masuk dalam Generasi Z, merupakan digital native atau lahir pada era teknologi digital sudah berkembang pesat dan terbiasa menggunakan berbagai perangkat digital.
"Manfaatkan teknologi digital untuk melibatkan partisipasi seluas-luasnya teman-teman untuk menjadi bagian, sebagai pelanjut, estafet perjuangan untuk konservasi alam Indonesia," ujar Menhut Raja Juli Antoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.