Kiandra Ramadhipa Start Kelima di Moto3 Junior Aragon
Kiandra Ramadhipa akan start dari posisi kelima pada dua balapan Moto3 Junior FIM 2026 di Aragon, Minggu (27/9).
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, MATARAM—Seorang terduga pengedar narkoba berinisial MM, 31, ditangkap polisi setelah tertangkap tangan sedang selfie atau memfoto diri sendiri dengan 20 paket sabu-sabu siap edar di dalam kamar tidur. Penangkapan dilakukan anggota Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
"Jadi, saat tim datang menggerebek rumahnya, terduga pelaku ditemukan di dalam kamar sedang selfie dengan 20 poket sabu siap edar yang dijajar rapi di sebelahnya," kata Kepala Satresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra di Mataram, Sabtu (19/7/2025).
Kepolisian menduga terduga pelaku melakukan hal itu untuk memamerkan puluhan poket sabu dengan berat kotor mendekati 6 gram tersebut kepada calon pembeli.
"Kami juga menemukan MM ini di dalam kamar baru selesai mengonsumsi sabu-sabu. Itu kami lihat dari bong sabu yang ditemukan di hadapan terduga pelaku," ujar dia.
Peran MM sebagai terduga pengedar turut dikuatkan dengan temuan barang bukti lain dari hasil penggeledahan di rumahnya yang beralamat di wilayah Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Barang bukti tersebut berupa timbangan digital dan uang tunai Rp900 ribu yang diduga hasil transaksi jual beli narkotika.
Dari hasil pengembangan penangkapan MM pada Sabtu dinihari, kepolisian turut menangkap pria berinisial ISP di rumahnya yang masih satu dusun dengan MM.
"Dari hasil geledah rumah ISP, tidak ditemukan barang bukti berkaitan narkoba. Dugaan sementara, peran ISP ini sebagai kurir," ucapnya.
Kepolisian melakukan penangkapan terhadap terduga jaringan pengedar di wilayah Narmada ini dari hasil pemantauan informasi di lapangan.
"Dari data yang kami miliki memang di rumah MM ini kerap terjadi peredaran narkoba dan menjadi tempat penyalahgunaan. Ini sudah lama kami pantau," kata dia.
Untuk asal-usul sabu, Bagus Suputra mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan di lapangan melalui pemeriksaan MM maupun ISP.
"Jadi, keterangan mereka masih kami dalami. Pengakuan MM, bisnis ini baru sebulan dia jalankan. Dan pemeriksaan baru kami lakukan tes urine, menunggu hasil," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kiandra Ramadhipa akan start dari posisi kelima pada dua balapan Moto3 Junior FIM 2026 di Aragon, Minggu (27/9).
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.