Trump Masih Buka Opsi Serang Iran, Diplomasi Timur Tengah Berlanjut
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Paus Fransiskus bersiap menyampaikan pesan dalam kunjungannya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9/2024)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Paus Fransiskus menunjukkan respons yang baik terhadap pengobatan pneumonia ganda, tetapi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Gemelli, Roma, demikian pernyataan Vatikan pada Senin (10/3/2025). Vatikan menyebutkan bahwa kondisi Paus terus membaik selama menjalani pengobatan.
“Perbaikan yang tercatat dalam beberapa hari terakhir semakin menguat, sebagaimana dikonfirmasi oleh hasil tes darah, pemeriksaan klinis, serta respons positif Paus terhadap terapi farmakologi,” ujar Vatikan dalam pernyataan resminya.
Karena perkembangan positif ini, tim medis memutuskan untuk "mengangkat prognosis." Namun, pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa Paus Fransiskus masih harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari ke depan karena "kompleksitas kondisi klinisnya."
BACA JUGA : Melewati Malam dengan Tenang, Ini Kondisi Terkini Paus Fransiskus
Dalam pernyataan sebelumnya pada Senin pagi, Vatikan mengungkapkan bahwa Paus yang berusia 88 tahun itu mengalami "malam yang tenang" dan masih dalam pengawasan medis.
Paus Fransiskus telah dirawat di Rumah Sakit Gemelli sejak 14 Februari. Paus terpilih sebagai penerus Paus Benediktus XVI pada usia 76 tahun pada 13 Maret 2013, dan memilih nama Fransiskus.
Riwayat Kesehatan
Perawatan terbaru itu menambah daftar tantangan kesehatan yang dihadapi Paus Fransiskus dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, ia membatalkan kunjungan ke Afrika akibat masalah pada lututnya, yang membuatnya harus berjalan menggunakan tongkat atau kursi roda.
Pada Maret 2023, ia dirawat di rumah sakit di Roma akibat infeksi pernapasan. Beberapa bulan kemudian, ia menjalani operasi perut untuk mengatasi hernia.
BACA JUGA : Paus Fransiskus Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisinya
Awal tahun ini, Vatikan melaporkan bahwa Paus sempat terjatuh di kediamannya dan mengalami cedera ringan di lengan kanan. Paus Fransiskus, yang lahir di Argentina pada 1936, telah menghadapi berbagai masalah kesehatan sepanjang hidupnya.
Pada usia 21 tahun, ia menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya akibat pneumonia parah dan tiga kista. Ia pernah mengatakan bahwa pengalaman tersebut memberinya inspirasi untuk bergabung dengan Serikat Yesus (Jesuit).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren