Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler Roboh dan Ganggu Listrik
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Wamendagri, Bima Arya Sugiarto./JIBI
Harianjogja.com, MAGELANG—Tiga kepala daerah peserta retreat di kompleks Akademi Militer (Akmil) sakit dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima Sugiarta di Magelang, menyampaikan bahwa ada tiga peserta dibawa ke RSU Tidar, yang dua orang harus menginap, yang satu orang hanya diinfus saja. "Tetapi ada juga yang istirahat di tenda, sekitar ada dua orang tadi," katanya.
BACA JUGA: Susunan Pemain Malut Vs PSS Sleman, Laga Perdana untuk Pelatih Pieter Huistra
Ia menyampaikan kondisinya memerlukan istirahat saja jadi diberikan dispensasi untuk sementara waktu untuk tidur dulu dan tidak mengikuti pembelajaran. "Mudah-mudahan besok fit lagi," katanya.
Ia menuturkan, yang menyesuaikan adalah yang sakit, karena jadwal sudah dirancang sedemikian rupa sehingga sangat padat.
"Tetapi kalau kondisinya tidak memungkinkan silakan istirahat di tenda atau supaya bisa fit pada momen yang berikutnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.