KPK Dalami Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Sebagian massa saat memprovokasi petugas dengan membakar pembatas jalan di Jakarta, Jumat (21/2/2025). ANTARA/Khaerul Izan
Harianjogja.com, JAKARTA—Selama aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh beberapa aliansi masyarakat di Kawasan Patung Kuda Arjuna, Monas, Jumat (21/2/2025) tidak ada massa yang diamankan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan selama aksi yang dilakukan oleh berbagai aliansi masyarakat berjalan kondusif. Meski beberapa kali petugas diprovokasi oleh para pendemo. "Tidak ada yang diamankan selama aksi," tegasnya.
BACA JUGA: 2.460 Personel Gabungan Kawal Aksi Unjuk Rasa di Patung Kuda Hari Ini
Kombes Susatyo mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas untuk berjaga dan mengawal jalannya aksi unjuk rasa.
"Setelah pukul 19.00 WIB sebagian massa pulang dengan tertib. Tetapi ada sebagian yang mencoba memprovokasi, namun petugas tidak terprovokasi," katanya.
Sebelumnya, Sebagian massa aksi di kawasan Patung Kuda Arjuna, Monas, Jakarta, mulai memprovokasi petugas keamanan dengan menyalakan petasan lalu diarahkan ke petugas pada Jumat malam.
Sekitar pukul 19.00 WIB, sebagian massa yang menggunakan penutup wajah mulai melancarkan aksi dengan melempari para petugas.
BACA JUGA: Demo Indonesia Gelap, BEM SI Terus Berupaya Terobos Blokade Masuki Istana Negara
Mereka juga mencoba membakar pembatas pengamanan jalan yang terbuat dari plastik. Tidak hanya itu, sebagian massa juga terus melempari petugas dengan apa yang ada di sekitarnya.
Sampai saat ini, Kepolisian masih menahan personelnya agar tidak terprovokasi oleh sebagian massa.
Sementara itu, untuk panggung orasi berupa mobil komando telah meninggalkan kawasan Patung Kuda. Para koordinator lapangan (korlap) pun sudah menyerukan bahwa aksi telah selesai. "Aksi ini sudah selesai, mari kita mundur dengan tertib," kata korlap aksi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Pendaftar Magang Nasional 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu orang untuk memperebutkan 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.
Esensi digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Batik Rinakit merupakan gambaran semangat para pelaku ekonomi kreatif
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.