Banjir Bandang Kembali Terjang Nepal, 40 Rumah Hanyut, Warga Dievakuasi
Banjir bandang di Distrik Gorkha, Nepal, menghanyutkan 35–40 rumah dan sejumlah jembatan. Helikopter dikerahkan untuk evakuasi dan bantuan.
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi dampak aksi unjuk rasa di sejumlah kawasan Jakarta. Pengaturan arus dibagi dalam tiga zona pengamanan, dengan rekayasa dilakukan secara situasional berdasarkan kepadatan dan pergerakan massa.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan petugas akan menyesuaikan rekayasa lalu lintas dengan kondisi di lapangan. Masyarakat yang hendak melintasi kawasan terdampak diminta mengantisipasi perjalanan dan mengikuti arahan petugas.
“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus,” ujar Budi di Jakarta, Kamis.
Pengaturan tersebut mencakup kawasan DPR/MPR RI di Senayan, koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman, hingga kawasan Istana. Berikut rincian ruas jalan yang terdampak dan jalur yang disiapkan apabila terjadi kepadatan.
Zona 1 Kawasan DPR/MPR RI Senayan
Pada zona pertama, pengaturan lalu lintas difokuskan di kawasan DPR/MPR RI atau Senayan.
Ruas jalan yang berpotensi terdampak adalah Jalan Letjen S Parman sisi selatan, mulai dari Semanggi hingga Simpang Slipi.
Apabila terjadi kepadatan di kawasan tersebut, Dishub DKI akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai kondisi pergerakan massa.
Zona 2 Koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman
Zona kedua mencakup koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman. Rekayasa lalu lintas diberlakukan apabila kepadatan mulai terjadi.
Beberapa jalur yang disiapkan yakni:
Dari arah Cawang: arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
Dari arah Tomang menuju Cawang: kendaraan masih dapat melintas, tetapi petugas tetap mengantisipasi kemungkinan rekayasa lalu lintas secara situasional.
Zona 3 Kawasan DPR/MPR
Pengaturan berikutnya kembali mencakup kawasan DPR/MPR. Ruas yang terdampak adalah Jalan Letjen S Parman sisi selatan, mulai dari Semanggi hingga Simpang Slipi.
Jika terjadi kepadatan, sejumlah pengalihan arus disiapkan sebagai berikut:
Tomang menuju Cawang: dialihkan melalui Jalan Tomang Raya-Jalan Balikpapan-Jalan Suryopranoto-Jalan Juanda.
Cawang menuju Tomang: dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
Blok M menuju Tomang: dialihkan melalui Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan dan seterusnya, atau melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Cawang.
Zona 3 Kawasan Istana
Selain kawasan DPR/MPR, pengaturan lalu lintas juga diterapkan di kawasan Istana. Ruas jalan yang terdampak meliputi:
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan KH. Wahid Hasyim
- Jalan Kebon Sirih
- Jalan Budi Kemuliaan
Apabila kepadatan terjadi, Dishub DKI menyiapkan sejumlah jalur pengalihan.
Tugu Tani menuju Tanah Abang
Arus kendaraan dari Tugu Tani menuju Tanah Abang dialihkan melalui Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Veteran-Jalan Cideng Timur dan seterusnya.
Tanah Abang menuju Pulogadung
Kendaraan dari Tanah Abang menuju Pulogadung dialihkan melalui Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Ir. H. Juanda dan seterusnya.
Senayan menuju Kota
Arus lalu lintas dari Senayan menuju Kota dialihkan melalui Jalan KH. Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Cideng Timur-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit dan seterusnya.
Harmoni menuju Senayan
Sementara kendaraan dari Harmoni menuju Senayan dialihkan melalui rangkaian ruas jalan berikut:
Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Katedral-Jalan Pejambon-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Tugu Tani-Jalan Menteng Raya-Jalan Taman Cut Mutiah-Jalan GSSJ Samratulangi-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan HR Rasuna Said dan seterusnya.
Dishub DKI Siapkan 10 Titik Pengaturan
Untuk mendukung pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan aksi, Dishub DKI Jakarta menyiapkan 10 titik pengaturan lalu lintas.
Lokasi tersebut meliputi:
Simpang Senayan arah Bundaran Senayan
- FX
- Traffic light (TL) Fairmont
- Patal Senayan
- Pintu 10
- Hotel Mulia
- Simpang Pal Merah
- Masjid Babah Alun
- Ladokgi
- Ladokgi bawah/kolong
Dishub DKI menekankan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Kondisi kepadatan serta pergerakan massa di lapangan menjadi pertimbangan dalam penerapan pengalihan arus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir bandang di Distrik Gorkha, Nepal, menghanyutkan 35–40 rumah dan sejumlah jembatan. Helikopter dikerahkan untuk evakuasi dan bantuan.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.
UMKM Jogja didorong memanfaatkan AI untuk promosi dan pemasaran digital. Pelaku usaha juga diingatkan menjaga data serta mewaspadai penipuan.