Komnas HAM Desak Evaluasi Polda Jateng Terkait Penggerebekan Pesantren Putri
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Donald Trump - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA– Sebanyak 300 staf Badan Keamanan Nuklir Nasional negara tersebut (NNSA) dipecat oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Berdasarkan laporan CNN, pemutusan hubungan kerja tersebut terjadi pada Kamis (13/2/2025) malam dan melibatkan staf yang bekerja di fasilitas-fasilitas utama, termasuk yang mengawasi kontraktor pembangunan dan memeriksa senjata nuklir.
Mereka yang menetapkan pedoman para kontraktor yang membangun senjata nuklir juga ikut diberhentikan, kata penyiar tersebut.
Juru bicara Departemen Energi membantah jumlah orang yang dipecat, mengatakan bahwa "kurang dari 50 orang", kebanyakan staf administratif dan klerikal, telah diberhentikan.
Sementara pada Jumat (14/2), CNN yang mengutip sumber yang mengetahui masalah itu, mengungkapkan bahwa pemerintahan Trump memaksa untuk memberhentikan para senior Badan Arsip Nasional (NARA) sebagai bagian dari perombakan besar-besaran personil di lembaga tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo turun 44,4% pada pekan pertama Operasi Patuh Progo 2026. Polisi mencatat 15 kejadian.
DPRD DIY mengusulkan pembentukan BUMD khusus pengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD di tengah keterbatasan fiskal.
EHEF 2026 menghadirkan 90 kampus Eropa dari 14 negara di UGM pada 4 November. Pengunjung bisa mencari informasi kuliah dan beasiswa gratis.
Inflasi DIY Oktober 2026 mencapai 0,27%. Harga cabai merah, tomat, beras, hingga biaya perguruan tinggi menjadi penyumbang utama.
AKBP Netty Rosdiana mengajukan pengunduran diri dari Polri per 1 September 2026. Ini alasan dan rencana aktivitasnya setelah mundur.