10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Uya Kuya dan istri, Astrid. /Suara.com-Ismail
Harianjogja.com, JAKARTA - Artis dan politisi Uya Kuya menjadi perbincangan warganet perihal video pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran di Los Angeles beredar.
Dalam video tersebut, pemilik rumah korban kebakaran LA menegur Uya Kuya, istrinya dan dua orang lainnya yang tengah merekam video di depan rumahnya yang sudah hangus terbakar.
Dalam narasi video yang beredar, dia menilai Uya tidak berempati pada korban dan mengkomersialisasi kejadian kebakaran tersebut.
Uya Kuya pun akhirnya memberikan klarifikasi dan permintaan maafnya.
Menurutnya, dia memang merekam video di dekat kejadian kebakaran karena diminta oleh wartawan dari Indonesia untuk membuktikan jika kejadian kebakaran di LA itu bukanlah hasil rekayasa AI yang selama ini dituduhkan di media sosial.
Uya mengatakan dirinya mengambil rekaman di dekat rumah korban kebakaran di LA milik orang Indonesia dan juga termasuk rumah korban kebakaran yang menegurnya itu.
BACA JUGA: 13 Orang Tewas dalam Kebakaran Hutan di Los Angeles
Namun Uya mengatakan jika dirinya selalu mengambil gambar di pinggir jalan dan bukan di dalam properti ataupun area properti pemilik rumah manapun.
Uya juga mengatakan video yang diambil di depan rumah pemilik itupun telah dihapusnya usai ditegur. Uya juga mengaku tidak tahu jika dia adalah pemilik rumah dan telah memvideokan mereka dan telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Bahkan, menurut Uya, anaknya, Cinta Kuya telah mengirimkan direct message pada pemilik rumah itu untuk meminta maaf sekaligus menyampaikan kronologis dan tujuan video, namun tidak kunjung dibalas.
Menurut Uya banyak yang melihat video itu menduga Uya dan kawan-kawannya adalah scammer yang berpura-pura menjadi korban dan mengumpulkan donasi karena tidak memahami bahasa Indonesia.
"Kami telah belajar dari kesalahan dan meminta maaf sebesar-besarnya," tulis Uya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.