Eksepsi Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Berlanjut 2 November
Hakim memutuskan eksepsi Febrie Adriansyah dipertimbangkan bersama putusan akhir. Sidang dugaan pemerasan dan TPPU berlanjut pada November.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, MOSKOW - Seorang pria bersenjata menembak mati sedikitnya 10 orang, termasuk dua anak-anak, di kota Cetinje, Montenegro. Demikia dikatakan Menteri Dalam Negeri Montenegro Danilo Saranovic.
Pada Rabu (1/1), departemen kepolisian Montenegro mengatakan bahwa pada sore hari, seorang pria menembak beberapa orang dan kemudian melarikan diri.
"Penembak diduga membunuh sedikitnya 10 orang, dua di antaranya adalah anak di bawah umur," kata Saranovic kepada wartawan pada Rabu, seraya menambahkan bahwa ayah dari anak-anak yang tewas tersebut juga ditembak mati.
Tersangka juga membunuh beberapa anggota keluarganya sendiri, tambah Saranovic.
Media Montenegro melaporkan bahwa sebelum serangan itu, penembak bertengkar dengan salah satu korban, kemudian pulang untuk mengambil senjata, kembali ke sebuah kafe dan membunuh serta melukai beberapa orang. Setelah itu, dia membunuh anak-anak pemilik kafe dan seorang perempuan.
BACA JUGA: Penembakan Siswa SMK, Komnas HAM Sebut Ulah Aipda RZ Masuk Pelanggaran HAM
Penembak itu dilaporkan dikenal sebagai seseorang yang kerap berperilaku agresif dan sebelumnya telah ditahan karena kepemilikan senjata ilegal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Sputnik
Hakim memutuskan eksepsi Febrie Adriansyah dipertimbangkan bersama putusan akhir. Sidang dugaan pemerasan dan TPPU berlanjut pada November.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dan 32 provinsi menyerap 97.000 tenaga kerja lokal dengan daya tampung 122.000 siswa.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.