Gempa M 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi pesawat jatuh. Freepik
Harianjogja.com MOSKOW—Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dia tidak akan menanggapi soal kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines di Kazakhstan hingga rampung penyelidikan yang saat ini sedang berlangsung.
Hanya otoritas penerbangan Rusia yang boleh membagi sejumlah informasi terkait jatuhnya pesawat sipil yang membawa 67 orang itu, kata Peskov dalam jumpa pers di Moskow, Jumat.
"Penyelidikan atas insiden penerbangan ini sedang berlangsung, dan hingga kesimpulan, yang akan diambil dari penyelidikan tersebut, kami tidak menganggap diri kami berhak untuk membuat penilaian apa pun dan tidak akan melakukannya," katanya.
"Pada saat yang sama, kami memiliki otoritas penerbangan yang dapat melakukan ini, dan beberapa informasi hanya dapat diperoleh dari mereka," katanya.
Penerbangan Azerbaijan Airlines, yang terbang dari Ibu Kota Azerbaijan, Baku, menuju Grozny di Republik Chechnya, Rusia, jatuh di dekat Aktau, sebuah kota di pesisir Laut Kaspia pada Rabu.
Pejabat Kazakhstan mengatakan 38 orang tewas dalam kecelakaan itu, sedangkan 29 orang lainnya selamat. Azerbaijan dan Kazakhstan melakukan penyelidikan bersama terhadap insiden tersebut.
Beberapa pejabat senior Azerbaijan pada Kamis mengonfirmasi kepada Anadolu bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh sistem rudal Rusia.
Namun, otoritas penerbangan sipil Rusia, Rosaviatsia, menyatakan bahwa kecelakaan tersebut kemungkinan disebabkan oleh tabrakan dengan burung, yang memaksa pesawat itu mengalihkan rutenya ke Aktau.
Pesawat itu berangkat dari Baku menuju Grozny tetapi keluar jalur di atas Laut Kaspia sebelum kecelakaan itu terjadi. Otoritas Kazakhstan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengimbau agar orang-orang tidak berspekulasi, dan mencatat bahwa cuaca buruk mungkin menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengalihan penerbangan tersebut.
Kecelakaan itu terjadi di tengah meningkatnya aktivitas pertahanan udara Rusia yang menargetkan pesawat tak berawak Ukraina di wilayah tersebut. Data penerbangan umum menunjukkan adanya gangguan GPS di wilayah itu, yang semakin memicu pertanyaan tentang penyebab kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.