Profil dan Pemilik KMP Putri Yasmin, Terbakar di Selat Lombok
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk mewujudkan program swasembada pangan pemerintah, Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung.
Sinergisitas itu terjalin dalam pertemuan antara Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (16/12/2024).
Menteri Pertanian Andi Amran menjelaskan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Jaksa Agung lantaran saat ini program swasembada pangan harus dilaksanakan secepat-cepatnya dan sesingkat-singkatnya agar bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
Nilai anggaran pelaksanaan program tersebut besar, kata Andi, yaitu sekitar Rp30 triliun dan harus sampai kepada para kelompok tani, tetapi dirinya mengaku masih menerima keluhan dari para petani.
“Alat mesin pertanian yang kami kirim ke daerah, terkadang dimintai oknum tertentu dalam artian membayar. Kalau kami berikan traktor, combiner harvester, menurut laporan ada yang bayar sampai Rp50 juta satu unit,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masih ada petani yang diminta membayar Rp3 juta untuk alat yang diperintahkan oleh Presiden Prabowo untuk diberikan secara gratis.
Selain alat, hal lain yang menjadi perhatian Kementan adalah pupuk. Andi mengatakan, subsidi untuk pupuk akan bertambah sampai dengan 100 persen dibandingkan pada 2023, yaitu sekitar Rp50 triliun.
BACA JUGA: Musim Hujan, Jangan Lupa Gunakan Pengering Payung Sebelum Masuk Stasiun Tugu Jogja
Nilai yang besar tersebut, kata dia, membutuhkan pengawalan agar swasembada pangan bisa tercapai.
Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat pupuk palsu yang tersebar di para petani sehingga merugikan petani senilai kurang lebih Rp3,2 triliun. Ia mengatakan bahwa Kementan telah mengirimkan empat oknum pelaku pupuk palsu ke penegak hukum.
“Ini mungkin harapan kami agar ini ditindak, dihukum seberat-beratnya. Kenapa? Bukan merugikan negara saja, tetapi merugikan petani kita kurang lebih 100 ribu orang. Artinya, kali empat orang dengan keluarganya, berarti ada 400 ribu orang yang menderita,” ujarnya.
Atas temuan-temuan tersebut, salah satunya terkait laporan adanya pupuk palsu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan bahwa Kejaksaan Agung akan memberikan dukungan penuh dalam upaya penegakan hukum.
“Kami akan mengumpulkan data dulu. Yang pasti, Anda tahu siapa saya, saya tidak akan pandang bulu kepada siapa pun,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.