Mengapa SMA Garuda Pakai Kurikulum IB? Ini Kata Prabowo
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.
Ilustrasi penembakan/Ist-Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta meminta kasus yang menewaskan GRO, siswa SMKN 4 Semarang, Jawa Tengah yang diduga melibatkan aparat kepolisian harus dilakukan penindakan secara tegas. Kasus itu harus dibuka seluas-luasnya dan ditindak tegas sesuai aturan, baik dari sisi penegakan hukum maupun pelanggaran etiknya.
"Kasus penembakan paskibra yang merupakan masyarakat sipil maupun kasus penembakan di Solsel [Solok Selatan] harus dibuka seluas-luasnya dan ditindak tegas sesuai aturan," ucap Sudirta dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, kedua tragedi tersebut harus disikapi dengan tegas dan konsisten untuk menunjukkan sikap tegas dan terbuka dari Polri. Sudirta menyatakan bahwa seluruh pihak menunggu ketegasan dan penyelesaian yang menyeluruh terhadap jajaran Polri terkait.
BACA JUGA : Yura Yunita Umumkan Bakal Menggelar Konser Tunggal Februari 2025
Sudirta juga mengatakan bahwa Komisi III DPR akan terus mengawal dan mengawasi penanganan kasus agar masyarakat dapat terus mengetahui apa yang menjadi persoalan dan langkah-langkah untuk penindakannya. "Komisi III akan terus mengawasi respon Polri dalam kedaruratan Polri ini," ucapnya.
Apabila diperlukan, Sudirta mengajak seluruh pihak untuk memberi masukan kepada Komisi III DPR untuk mengevaluasi kinerja Polri dan perubahan Undang-Undang Polri untuk mengevaluasi kewenangan, tugas, fungsi, serta peran Polri agar dapat terawasi dan terkendali dengan baik.
"Kepercayaan dan kepuasan masyarakat tentu harus dipulihkan supaya tidak ada lagi keraguan, terutama agar masyarakat tetap menghargai institusi hukum yang merupakan penegak hukum dan pengayom masyarakat," ujar Sudirta.
Pernyataan tersebut menanggapi dua kasus penembakan oleh anggota Polri yang terjadi dalam waktu berdekatan. Pada Jumat (22/11) dini hari, AKP Dadang Iskandar menembak Kompol Anumerta Ryanto Ulil Anshar karena pelaku diduga tak terima korban menangkap orang yang diyakini terlibat tambang ilegal.
Dadang saat kejadian itu menjabat sebagai Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Solok Selatan, sementara Kompol Anumerta Ulil, saat kejadian menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Solok Selatan.
Di sisi lain, seorang siswa kelas XI SMKN 4 Kota Semarang yang juga merupakan anggota paskibra berinisial GRO, dilaporkan meninggal dunia diduga akibat luka tembak senjata api di tubuhnya. Warga Kembangarum, Kota Semarang, tersebut telah dimakamkan oleh keluarganya di Sragen pada Minggu (24/11) siang.
Polisi menduga korban merupakan pelaku tawuran antar-geng yang terjadi di sekitar wilayah Simongan, Semarang Barat pada Minggu (24/11) dini hari. Polisi yang berusaha melerai peristiwa tawuran antar-geng tersebut terpaksa membela diri dengan menembakkan senjata api.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat