Danantara Soroti Rencana Pengalihan Dividen Rp120 Triliun ke APBN
Danantara menyoroti rencana pengalihan dividen Rp120 triliun ke APBN dan meminta investasi jangka panjang tetap menjadi perhatian.
Terawan Agus Putranto (tengah) ketika masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto kembali ke pemerintahan dengan jabatan baru sebagai Penasihat Khusus Presiden. Terawan dilantik sebagai salah satu dari tujuh orang Penasihat Khusus Presiden Prabowo Subianto, Selasa (20/12/2024).
Dia diberikan amanat untuk memberikan nasihat kepada Presiden Prabowo mengenai kesehatan. Purnawirawan TNI dengan pangkat Letnan Jenderal (Letjen) itu menyatakan selalu siap melaksanakan tugas yang diperintahkan. "Kapan saja, di mana saja saya akan siap melaksanakan, mengenai detailnya saya akan selalu mempelajari tugas dan tanggu jawab saya," ujarnya seusai pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Terawan mengatakan bakal berkoordinasi dengan Presiden dan berbagai pihak untuk penyelesaian masalah-masalah yang menjadi perhatian Kepala Negara. Dia mengaku belum tahu apa saja tugas yang harus dilaksanakannya. "Baru saya dilantik hari ini dan belum tahu kapan pelaksanaannya, tetapi yang jelas saya akan selalu bertanggung jawab pada yang menjadi tugas beban saya," ujar dia.
BACA JUGA: Dipecat IDI! Ini Lima Kesalahan Dokter Terawan
Diketahui, Terawan sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kesehatan 2019-2020 pada Kabinet Indonesia Maju. Dia diangkat oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Pada 2020, atau tahun pertama dunia dilanda pandemi Covid-19, Terawan dicopot oleh Jokowi. Dia lalu digantikan oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin yang kini melanjutkan kiprahnya sebagai Menkes di kabinet Prabowo.
Terawan juga pernah menjadi Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
Dia juga diketahui pernah mengembangkan Vaksin Nusantara, pada pandemi Covid-19 lalu.
1. Jenderal TNI (Purn.) Wiranto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan
2. Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan
3. Jenderal TNI Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E, M.M sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketahanan Nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan
4. Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D. sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional
5. Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi
6. Prof. Dr. Muhadjir Effendy Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji
7. Letnan Jenderal TNI (Purn.) Terawan Agus Putranto Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Danantara menyoroti rencana pengalihan dividen Rp120 triliun ke APBN dan meminta investasi jangka panjang tetap menjadi perhatian.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.