Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) yang baru saja dibebaskan, Khaleda Zia, pada Rabu menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri saat negara itu bergerak menuju pembentukan pemerintahan transisi. /Antara.
Harianjogja.om, JAKARTA—Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) yang baru saja dibebaskan, Khaleda Zia, pada Rabu menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri saat negara itu bergerak menuju pembentukan pemerintahan transisi.
Masa transisi berjalan sejak mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina melarikan diri menyusul protes kekerasan berminggu-minggu.
Dalam pidato publik pertamanya setelah dibebaskan dari tahanan rumah, mantan Perdana Menteri Zia mendesak anggota partai dan masyarakat luas untuk menahan diri dari tindakan penghancuran dan balas dendam, serta menghormati semua agama dan komunitas. "Kemenangan ini telah membawa kita kepada kemungkinan baru," kata Zia.
“Kita harus membangun Bangladesh yang makmur dari reruntuhan demokrasi dan korupsi. Pemuda-pemuda pahlawan membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin melalui perjuangan maut. Hormati ratusan martir (yang tewas selama protes mahasiswa)," katanya,
Zia (79), menyampaikan pidato publik di depan markas besar BNP di Dhaka setelah lebih dari enam setengah tahun tidak menampilkan diri.
Dia menyampaikan pidato tersebut melalui video yang direkam di rumah sakit tempat dia menjalani perawatan untuk berbagai komplikasi penyakit yang dideritanya. Bangladesh yang makmur harus dibangun atas dasar hak asasi manusia, keadilan sosial, dan kesetaraan, lanjutnya.
Putranya, Tarique Rahman, yang kini berada di pengasingan di Inggris, juga menyampaikan pidato dalam rapat umum tersebut secara virtual.
Sebelumnya, Presiden Mohammed Shahabuddin memerintahkan pembebasan Zia pada Senin (5/8), beberapa jam setelah Hasina melarikan diri dari negara itu di tengah aksi protes mahasiswa yang meluas karena menentang kuota pekerjaan publik.
Sebelumnya pada Februari 2018, pengadilan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada Zia. Dia ditahan di penjara yang tak terawat di Dhaka Lama.
Sedangkan pada Maret 2020, dia dibebaskan dari penjara karena alasan kesehatan dan ditempatkan dalam tahanan rumah berdasarkan perintah eksekutif pemerintah. Zia, ketua BNP dan mantan perdana menteri Bangladesh dua periode (1991-1996 dan 2001-2006), telah ditahan sejak 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.