Warga Gunungkidul Diminta Mewaspadai Hujan Berdurai Lebih dari Dua Jam

Newswire
Newswire Jum'at, 15 Maret 2024 21:47 WIB
Warga Gunungkidul Diminta Mewaspadai Hujan Berdurai Lebih dari Dua Jam

Foto ilustrasi. Suasana evakuasi rumah roboh terdamapak tanah longsor di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul, Kamis (1/2/2023). - ist/BPBD Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Masyarakat di wilayah Gunungkidul diimbau untuk mewaspadai hujan dengan intensitas tinggi dan lama lebih dari dua jam. Imbauan ini dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul khususnya untuk masyarakat yang berada di lokasi rawan bencana tanah longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono, di Gunungkidul, Jumat, mengatakan berdasarkan peringatan dini BMKG Yogyakarta, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan terjadi hujan lebat, sehingga perlu diwaspadai bersama.

"Perhatikan kondisi cuaca ekstrem bila terjadi hujan lebih dari dua jam harap waspada dan mengungsi di tempat yang lebih aman," kata Purwono, Jumat (15/3/2024).

Ia mengatakan berdasarkan data yang masuk ke Pusdalops BPBD Gunungkidul hingga Kamis (14/3), hujan deras menyebabkan 39 titik rumah warga rusak ringan hingga sedang, jalan rusak sembilan titik, listrik padam di 15 titik, sekolah dua titik, mobil rusak satu unit, kandang ayam rusak satu titik, dan kios rusak dua titik.

BACA JUGA: Remaja 17 Tahun Ini Tinggal Habiskan Ratusan Juta untuk Tinggal di Kereta Api Selama Satu Setengah Tahun

Kejadian tersebut tersebar di Kapanewon (Kecamatan) Wonosari, Playen, Ngawen, Karangmojo, Semin, Semanu, Rongkop, Ponjong, Nglipar, Gedangsari, dan Patuk. Wilayah dengan kerusakan paling banyak ada di Wonosari.

"Jumlah tersebut belum termasuk pohon tumbang. Tim reaksi cepat dan relawan bergerak cepat untuk melakukan penanganan kerusakan di lapangan," katanya.

Purwono mengatakan potensi bencana hidrometeorologi masih bisa terjadi. Untuk itu, BPBD merekomendasikan bahwa peringatan dini dan informasi cuaca menjadi perhatian peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Selanjutnya, jika terjadi hujan deras disertai angin kencang agar menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor, dan daerah aliran sungai. "Kami juga siap melakukan penanganan dan pemantauan atau monitoring wilayah-wilayah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online