Houthi Menyatakan AS dan Sekutu Serang Yaman Barat

Newswire
Newswire Senin, 15 Januari 2024 11:37 WIB
Houthi Menyatakan AS dan Sekutu Serang Yaman Barat

Pasukan Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA/Anadolu)

Harianjogja.com, SANAA—Milisi Houthi di Yaman mengungkapkan Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara di Provinsi Hodeidah pada Minggu (14/1/2024). Belum ada keterangan mengenai korban dalam serangan ini.

Kantor Berita Saba yang dikelola Houthi menyebutkan serangan tersebut membidik Gunung Jida' di provinsi yang berada di Yaman bagian barat tersebut. Televisi pro-Houthi, Al-Masirah, juga menyatakan pesawat-pesawat pengintai AS terlihat terbang di Hodeidah.

Belum ada keterangan lebih jauh mengenai korban jiwa akibat serangan ini. Pemerintah AS sendiri belum mengomentari klaim Houthi ini. Pada Sabtu (13/1/2024), AS kembali melancarkan serangan udara di Sanaa, sehari setelah melancarkan serangan di wilayah-wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.

Baca Juga

Serangan AS dan Inggris ke Houthi Yaman Dinilai Langgar Hukum Internasional

Yaman Dihantam Sekutu, Situasi Laut Merah Makin Panas Kerek Harga Minyak

Kemenlu Pastikan 47 WNI di Yaman dalam Kondisi Aman

Setelah serangan Jumat (12/1/2024) yang merenggut lima nyawa dan membuat enam orang terluka,  Houthi bersumpah bahwa semua kepentingan AS dan Inggris  menjadi "target sah" bagi pasukannya dalam menanggapi "agresi langsung dan nyata" mereka terhadap Yaman.

Kelompok Houthi menyerang kapal-kapal kargo milik atau yang dioperasikan perusahaan-perusahaan Israel atau yang mengangkut barang-barang ke dan dari Israel, di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas kepada Gaza yang diserang Israel sejak 7 Oktober.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online