Kekeringan Mengintai Jawa Tengah, 14 Daerah Berstatus Awas
Kekeringan mengintai Jateng dengan 14 daerah berstatus Awas. BMKG memprakirakan curah hujan rendah hingga akhir September 2026.
Tangkapan layar sejumlah karyawan yang mengalami luka bakar akibat ledakan tungku smelter milik PT ITSS sedang dirawat di klinik milik perusahaan tersebut, Minggu (24/12/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) mengaku prihatin dan berduka atas musibah yang dialami para pekerja smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah yang mengalami ledakan.
Presiden KSPN, Ristadi mengatakan kejadian tersebut lagi-lagi merupakan alarm pengingat bahwa pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di perusahaan tambang masih sangat minim dan rentan menelan korban jiwa.
"Pemerintah harus lebih serius mau turun ke lapangan ke perusahaan-perusahaan untuk memastikan pelaksanaan K3 sesuai dengan standar aturan yang berlaku," kata Ristadi, Minggu (24/12/2023).
Terlebih, lanjut Ristadi, kejadian musibah di smelter ini tak hanya sekali terjadi, melainkan telah seringkali tanpa adanya tindakan lebih lanjut. Menurutnya, masih banyak yang menilai kecelakaan di smelter adalah hal biasa.
Dia pun meminta pemerintah untuk bertindak agar penyelesaian tidak lagi berujung dengan menyalahkan pekerja bahkan hingga menjebloskan pekerja ke ranah hukum pidana. "Perusahaan harus bertanggungjawab penuh atas musibah ini, dan pemerintah lakukan audit K3 lagi secara serius diseluruh perusahaan-perusahaan tambang yang lebih rentan terjadi kecelakaan kerja," ujar dia.
Diberitakan, ledakan tungku smelter PT ITSS yang berlokasi di Kawasan Industri IMIP terjadi pada pada Minggu (24/12/2023) pukul 05.30 WITA. Menurut keterangan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), insiden tersebut menyebabkan setidaknya 51 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang menjadi korban jiwa yang terdiri atas 7 tenaga kerja Indonesia dan 5 tenaga kerja asing.
BACA JUGA: Tungku Smelter di Sulteng Meledak, 13 Terkonfirmasi Meninggal Dunia
Sementara itu, korban luka ringan dan berat sebanyak 39 korban. "Hasil investigasi awal, penyebab ledakan diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan," tulis manajemen PT IMIP melalui keterangan tertulis, Minggu.
Awal mula kecelakaan tersebut terjadi ketika sejumlah pekerja melakukan perbaikan tungku dan pemasangan plat pada bagian tungku. Saat proses perbaikan dilakukan, terjadi ledakan tak terhindarkan. Terlebih, ada banyak tabung oksigen di lokasi ledakan yang biasanya digunakan untuk pengelasan dan pemotongan komponen tungku. Akibatnya, ledakan pertama memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area ikut meledak.
Proses evakuasi dilakukan dan kebakaran yang terjadi berhasil dipadamkan pukul 09.10 WITA. Pekerja yang menjadi korban kecelakaan telah dibawa ke klinik 1 dan 2 PT IMIP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kekeringan mengintai Jateng dengan 14 daerah berstatus Awas. BMKG memprakirakan curah hujan rendah hingga akhir September 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.