KPK Gelar OTT ke-22 pada 2026, Sejumlah Pihak Diamankan Terkait BNPB
KPK mengonfirmasi OTT ke-22 sepanjang 2026 terkait BNPB. Sejumlah pihak diamankan dan masih dimintai keterangan.
Tangkapan layar sejumlah karyawan yang mengalami luka bakar akibat ledakan tungku smelter milik PT ITSS sedang dirawat di klinik milik perusahaan tersebut, Minggu (24/12/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) mengaku prihatin dan berduka atas musibah yang dialami para pekerja smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah yang mengalami ledakan.
Presiden KSPN, Ristadi mengatakan kejadian tersebut lagi-lagi merupakan alarm pengingat bahwa pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di perusahaan tambang masih sangat minim dan rentan menelan korban jiwa.
"Pemerintah harus lebih serius mau turun ke lapangan ke perusahaan-perusahaan untuk memastikan pelaksanaan K3 sesuai dengan standar aturan yang berlaku," kata Ristadi, Minggu (24/12/2023).
Terlebih, lanjut Ristadi, kejadian musibah di smelter ini tak hanya sekali terjadi, melainkan telah seringkali tanpa adanya tindakan lebih lanjut. Menurutnya, masih banyak yang menilai kecelakaan di smelter adalah hal biasa.
Dia pun meminta pemerintah untuk bertindak agar penyelesaian tidak lagi berujung dengan menyalahkan pekerja bahkan hingga menjebloskan pekerja ke ranah hukum pidana. "Perusahaan harus bertanggungjawab penuh atas musibah ini, dan pemerintah lakukan audit K3 lagi secara serius diseluruh perusahaan-perusahaan tambang yang lebih rentan terjadi kecelakaan kerja," ujar dia.
Diberitakan, ledakan tungku smelter PT ITSS yang berlokasi di Kawasan Industri IMIP terjadi pada pada Minggu (24/12/2023) pukul 05.30 WITA. Menurut keterangan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), insiden tersebut menyebabkan setidaknya 51 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang menjadi korban jiwa yang terdiri atas 7 tenaga kerja Indonesia dan 5 tenaga kerja asing.
BACA JUGA: Tungku Smelter di Sulteng Meledak, 13 Terkonfirmasi Meninggal Dunia
Sementara itu, korban luka ringan dan berat sebanyak 39 korban. "Hasil investigasi awal, penyebab ledakan diperkirakan karena bagian bawah tungku masih terdapat cairan pemicu ledakan," tulis manajemen PT IMIP melalui keterangan tertulis, Minggu.
Awal mula kecelakaan tersebut terjadi ketika sejumlah pekerja melakukan perbaikan tungku dan pemasangan plat pada bagian tungku. Saat proses perbaikan dilakukan, terjadi ledakan tak terhindarkan. Terlebih, ada banyak tabung oksigen di lokasi ledakan yang biasanya digunakan untuk pengelasan dan pemotongan komponen tungku. Akibatnya, ledakan pertama memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area ikut meledak.
Proses evakuasi dilakukan dan kebakaran yang terjadi berhasil dipadamkan pukul 09.10 WITA. Pekerja yang menjadi korban kecelakaan telah dibawa ke klinik 1 dan 2 PT IMIP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengonfirmasi OTT ke-22 sepanjang 2026 terkait BNPB. Sejumlah pihak diamankan dan masih dimintai keterangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.