3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
ICW Minta KY Awasi Sidang Perdana Praperadilan Firli Bahuri dan Eddy Hiariej / Istimewa
Bisnis.com, JAKARTA—Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk ikut mengawasi agenda persidangan praperadilan perdana Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej.
Kedua persidangan praperadilan yang dimohonkan oleh Firli dan Eddy akan digelar hari ini, Senin (11/12/2023), di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Keduanya mengajukan praperadilan kepada Majelis Hakim PN Jakarta Selatan atas penetapan status tersangka kasus dugaan korupsi di dua lembaga penegak hukum berbeda.
ICW mewanti-wanti KY, sebagai lembaga pengawas kode etik hakim sebagaimana pasal 40 ayat (1) Undang-undang (UU) Kekuasaan Kehakiam jo. pasal 20 ayat (1) huruf a UU KY, untuk menjaga dan menegakkan kehormatan maupun keluhuran hakim, serta memitigasi hal-hal di luar proses persidangan dua perkara dimaksud.
Di samping itu, ICW mencatat bahwa terdapat sembilan tersangka kasus dugaan korupsi yang dikabulkan permohonan praperadilannya dari rentang periode 2015-2021 di PN Jakarta Selatan.
"Berkenaan hal di atas, ICW mendesak lembaga pengawas kode etik hakim, yakni, Komisi Yudisial mengambil peran dengan mengirimkan tim guna memperhatikan setiap agenda persidangan yang berlangsung terkait praperadilan Firli dan Eddy," demikian keterangan Peneliti ICW Kurnia Ramadhan melalui siaran pers, Minggu (10/12/2023).
BACA JUGA: Filri Bahuri Mangkir dari Panggilan Polda Metro Jaya, ICW: Jangan Cari-Cari Alasan
Untuk diketahui, Firli Bahuri mengajukan praperadilan atas status tersangka kasus dugaan pemerasan, suap, dan penerimaan gratifikasi pada penanganan kasus di Kementerian Pertanian (Kementan). Kasus Firli ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Sementara itu, Eddy Hiariej ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan administrasi hukum umum di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta gratifikasi. Eddy ditetapkan sebagai salah satu dari total empat tersangka oleh KPK.
Selain pentingnya pembuktian oleh penegak hukum sebagai pihak termohon, Kurnia menilai penting bagi KY untuk mengawasi proses persidangan agar berjalan mandiri atau bebas intervensi dari pihak manapun.
Kurnia juga menyoroti beberapa perkara praperadilan yang dinilai ganjil dan akhirnya mengabulkan permohonan tersangka. Misalnya, permohonan praperadilan perkara rekening gendut Komjen Budi Gunawan pada 2015 atau perkara e-KTP dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto.
"Sulit dipungkiri, sekalipun mengajukan permohonan praperadilan merupakan hak dari setiap Tersangka, namun jalur tersebut kerap digunakan sebagai jalan pintas untuk terbebas dari jerat hukum," ujarnya.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Kemenhub mengerahkan kapal patroli KPLP untuk mempercepat evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di Laut Jawa.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Pengaspalan Jalan Janti-Prambanan berlangsung Senin 3 Agustus 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Pengendara diminta waspadai penyempitan jalur.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.