Apple Buka Peluang Damai dalam Gugatan Antimonopoli AS
Apple dan Departemen Kehakiman AS mulai membahas penyelesaian gugatan antimonopoli yang diajukan sejak 2024.
Roket yang membawa satelit mata-mata pertama Korea Selatan diluncurkan dari California pada 1 Desember 2023. (SpaceX via Kyodo)
Harianjogja.com, SEOUL—Korea Selatan meluncurkan satelit mata-mata yang pertama pada Sabtu (2/12/2023). Peluncuran satelit ini hanya sepekan setelah satelit Korea Utara berhasil ditempatkan di orbit untuk pertama kalinya.
Satelit Korsel itu juga telah berada di orbit setelah diluncurkan dengan menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Pangkalan Luar Angkasa Vandenberg di California pada Jumat pukul 10.19 pagi waktu setempat, menurut perusahaan antariksa AS itu.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Potensi Hujan Lebat Terjadi Malam Hingga Dini Hari
Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan satelit tersebut berhasil melakukan komunikasi dengan stasiun bumi di luar negeri.
Satelit mata-mata itu merupakan yang pertama dari lima satelit yang akan diluncurkan Korsel ke orbit hingga akhir 2025 dengan menggunakan roket AS.
Satelit pertama tersebut diperkirakan akan beroperasi penuh dalam waktu empat hingga enam bulan, menurut sumber militer Korsel.
Peluncuran itu semula dijadwakan pada Kamis, tetapi ditunda karena cuaca buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Apple dan Departemen Kehakiman AS mulai membahas penyelesaian gugatan antimonopoli yang diajukan sejak 2024.
Juara Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya akan menerima cincin juara dari FIFA. Tradisi olahraga Amerika Serikat ini mewarnai sejarah baru sepak bola dunia.
KPK mengusulkan pemerintah membiayai alat peraga kampanye peserta pemilu untuk menekan biaya politik dan mencegah tindak pidana korupsi.
Veda Ega Pratama dan Mario Aji mengisi jeda paruh musim Moto3 dan Moto2 dengan berlibur di Bali sebelum melanjutkan latihan menuju Mandalika dan Silverstone.
Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa terus dimatangkan untuk mengatasi banjir rob dan penurunan muka tanah serta melindungi pusat ekonomi nasional.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan warga Israel akan segera dideportasi jika ditemukan berada di Malaysia di tengah penyelidikan kasus di Johor.