Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Hadir Bantu Kesulitan Rakyat
Presiden Prabowo menegaskan keterlibatan TNI dan Polri dalam membantu rakyat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan nasional.
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KENDARI—Basarnas Kendari mengerahkan 28 personel beserta Kapal Negara (KN) SAR Pacitan untuk memperkuat operasi pencarian korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pengiriman bantuan dilakukan sebagai bagian dari operasi SAR gabungan guna mempercepat proses pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang.
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan KN SAR Pacitan diberangkatkan dari Dermaga Basarnas Kawasan Timur Kendari pada Sabtu (18/7/2026) pukul 12.10 WITA menuju lokasi tenggelamnya kapal di perairan sebelah barat Pulau Polassi.
"KN SAR Pacitan telah bertolak dari Dermaga Basarnas Kawasan Timur Kendari menuju perairan Selayar sejak pukul 12.10 WITA guna mendukung operasi SAR kecelakaan KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi pada 15 Juli 2026 lalu," kata Amiruddin.
Bawa 28 Personel dan Peralatan SAR
Amiruddin menjelaskan tim yang diberangkatkan berjumlah 28 personel, terdiri atas satu Kepala Seksi Operasi dan Siaga KPP Kendari, 21 kru KN SAR Pacitan, serta enam rescuer.
Menurutnya, jarak pelayaran dari Dermaga Basarnas Kendari menuju lokasi pencarian di sekitar Pulau Selayar mencapai sekitar 262 mil laut.
Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar 18 jam dengan kecepatan kapal mencapai 20 knot.
"Guna menunjang efektivitas operasi penyelamatan di lapangan, tim juga dibekali dengan berbagai alat utama dan perlengkapan keselamatan yang memadai," ujarnya.
Peralatan yang dibawa dalam operasi tersebut meliputi satu unit sea rider, sekoci, rubber boat, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta berbagai perlengkapan keselamatan lainnya.
BMKG Sebut Cuaca Berawan
Amiruddin menambahkan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di jalur pelayaran menuju lokasi pencarian dilaporkan berawan.
Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 2 hingga 20 kilometer per jam.
"Sementara itu berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di jalur pelayaran menuju lokasi dilaporkan berawan dengan arah angin bertiup dari timur ke selatan berkecepatan 2 hingga 20 kilometer per jam," kata Amiruddin.
Hari Keempat, 25 Korban Masih Dicari
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan hingga hari keempat operasi SAR, dari 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 52 orang berhasil ditemukan selamat.
Selain itu, satu korban ditemukan meninggal dunia, sedangkan 25 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
"Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengerahkan kemampuan terbaik dalam upaya menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang dan juga hari ini KN Pacitan dari Kendari juga turut membantu pencarian, mohon doanya," ucap M Arif Anwar.
Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan terus melanjutkan operasi pencarian dengan dukungan personel, armada, dan perlengkapan penyelamatan untuk memperbesar peluang menemukan seluruh korban yang masih hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menegaskan keterlibatan TNI dan Polri dalam membantu rakyat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan nasional.
Harga emas mencatat penurunan mingguan terdalam dalam sebulan akibat ekspektasi suku bunga AS tetap tinggi meski konflik Timur Tengah memanas.
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Pertamina Patra Niaga mempercepat distribusi BBM di Medan. Antrean di sejumlah SPBU mulai normal setelah operasional dan pasokan dioptimalkan.
Timnas basket putri U18 Indonesia kalah 54-76 dari Lebanon pada semifinal FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026 dan gagal ke final.
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.