Nomor WhatsApp Hangus? Jangan Panik, Akun Masih Bisa Diselamatkan
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Bendera Korea Selatan. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Kelautan Korsel, Chun Jae-soo, mundur setelah terseret dugaan menerima dana dan hadiah mewah dari Gereja Unifikasi yang kembali jadi pusat skandal politik.
Chun dituduh menerima uang tunai sebesar 30 juta won (sekitar Rp340 juta) serta dua jam tangan mewah dari Gereja Unifikasi saat masih menjadi anggota parlemen pada periode 2018-2020. Tuduhan tersebut disampaikan oleh Yun Young-ho, mantan kepala kantor pusat global gereja, dalam pemeriksaan penyidik tahun ini.
"Sebagai pejabat publik, mengundurkan diri dari jabatan menteri dan menanggapi secara langsung adalah perilaku yang tepat," ujar Chun kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (13/12/2025).
Ia membantah melakukan kesalahan, namun menyatakan mundur agar "pekerjaan pemerintah dapat berlanjut tanpa hambatan". Pengunduran dirinya terjadi hanya sehari setelah Presiden Lee Jae Myung memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan aliran dana ilegal dari "kelompok keagamaan" kepada politisi. Pernyataan itu secara luas dipahami merujuk pada Gereja Unifikasi.
"Sama seperti individu menghadapi sanksi atas kejahatan, perusahaan dan yayasan juga harus dibubarkan jika mereka melakukan tindakan yang melanggar konstitusi dan hukum serta menuai kecaman publik," tegas Lee.
Gereja Unifikasi, yang dikenal dengan praktik pernikahan massal dan kerap dijuluki "Moonies", sedang berada di bawah sorotan. Gereja ini juga dikaitkan dengan dugaan sumbangan ilegal kepada mantan ibu negara Kim Keon Hee. Suaminya, mantan Presiden Yoon Suk Yeol, digulingkan pada April lalu dan kini dipenjara menyusul deklarasi darurat militer yang kacau.
Media lokal melaporkan adanya indikasi bahwa politisi dari partai berkuasa maupun oposisi turut menerima dana dari gereja tersebut. Gereja Unifikasi, yang didirikan oleh Moon Sun-myung pada 1954, mengklaim memiliki tiga juta pengikut global dan telah membangun kerajaan bisnis dari konstruksi hingga media selama puluhan tahun.
Skandal ini menambah tekanan pada gereja, yang juga sedang menghadapi tindakan hukum di Jepang. Cabangnya di Negeri Sakura dituding terkait dengan motif pelaku penembakan terhadap mantan Perdana Menteri Shinzo Abe.
Menteri Korsel mundur, Chun Jae-soo, skandal Gereja Unifikasi, dana ilegal politisi Korea, Presiden Lee Jae Myung, politik Korea Selatan, Moonies, korupsi Korea, gereja kontroversial Seoul, investigasi dana politik, Harian Jogja,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.