Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP Ungkap Alasan
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Ganjar Pranowo - Antara
Harianjogja.com, MALANG—Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menyebut ada banyak nama yang masuk dalam daftar bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampinginya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Saat ditanya terkait apakah bakal cawapresnya berasal dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Ganjar dalam kunjungannya di Pesantren Al-Hikam, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (13/10/2023), mengatakan ada banyak nama yang masuk dalam daftar tersebut. "Banyak, dari mana-mana. Banyak," kata Ganjar.
Namun demikian, Ganjar tidak menyebutkan secara spesifik siapa saja nama-nama yang masuk dalam daftar kandidat pendampingnya untuk Pilpres 2024, termasuk peluang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Ganjar memastikan dalam waktu dekat akan diumumkan siapa bakal cawapres yang akan mendampinginya. Dia juga menyatakan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pun dekat dengan para kiai dan ulama.
"Bu Mega dekat dengan kiai dan ulama-ulama. Sabar, sebentar lagi [diumumkan], sabar. Tenang saja," katanya.
Dalam kesempatan itu pula, Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres DPP PDI Perjuangan (TKRPP) Ahmad Basarah menambahkan penentuan bakal cawapres Ganjar Pranowo akan dilakukan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan dan ketua umum partai-partai politik pendukung.
BACA JUGA: Hendak Beli Elpiji, Sebuah Mobil Terbakar di Sleman
"[Bakal] Cawapres Mas Ganjar akan diputuskan secara bersama-sama oleh Ibu Megawati, ketua umum partai politik pendukung. Di samping itu juga mengajak bicara Pak Joko Widodo sebagai kader PDI Perjuangan dan Mas Ganjar," kata Basarah.
Melihat tradisi yang dilakukan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Basarah menambahkan kandidat bakal cawapres dari kalangan NU menjadi salah satu pilihan.
Waktu pendaftaran capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pun terbilang masih cukup panjang, meskipun tinggal menghitung hari. Sehingga, lanjut Basarah, pihaknya akan melihat dinamika politik yang hingga saat ini terus berkembang.
"Kalau melihat tradisi Bu Mega, semua dari kalangan NU, maka kandidat cawapres dari kalangan NU adalah salah satu kandidat yang menjadi pilihan Ibu Megawati; tapi kalangan lain juga masih terbuka," jelasnya. KPU RI memutuskan membuka pendaftaran bakal capres dan cawapres untuk Pemilu 2024 pada 19-25 Oktober 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian