Jaksa Tuding Ada Skema Tersembunyi di Kasus Chromebook Nadiem
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.
Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi istri Siti Atikoh Suprianti menerima tamu dalam acara gelar griya di Joglo Terapung, Cluster Berlian Purbalingga Lor, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (13/4/2024). ANTARA/Sumarwoto
Harianjogja.com, PURBALINGGA—Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo beserta keluarga kembali mengadakan gelar griya atau open house. Kali ini lokasinya di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada H+3 Lebaran 2024, Sabtu (13/4/2024).
Ditemui saat menerima tamu di Joglo Terapung, Cluster Berlian Purbalingga Lor, Ganjar mengaku senang karena kegiatan tersebut merupakan gelar griya keempat yang diadakan dalam rangka Lebaran 2024.
"Yang terakhir, ini setelah kemarin dari Jogja, Tawangmangu, Kutoarjo, sekarang di Purbalingga, dan tadi saya senang karena 'Pak, saya dari Serang, Pak'. Dari Serang, jauh, jauh," katanya.
Bahkan, kata dia, ada warga yang datang ke lokasi kegiatan gelar griya tersebut pada hari Jumat (12/4/2024) karena keliru jadwal.
Menurut dia, hal itu dialami oleh pemudik dari Jakarta dan California yang sengaja datang untuk bersilaturahmi, namun ternyata acara gelar griya tersebut diadakan pada hari Sabtu (13/4/2024).
"Jadi sungguh antusias dan kawan-kawan ingin bertemu, ingin ngobrol, dan hari ini saya bersilaturahmi, tentu saja saya senang sekali," kata Ganjar Pranowo.
Baca Juga
Ganjar Pranowo Gelar Open House, Ratusan Warga Berdatangan
Selain di Sleman, Ganjar juga Adakan Open House di Tawangmangu
Ganjar Pranowo Sebut Hak Angket Tidak Akan Berjalan Mulus
Ia mengharapkan Idulfitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 bisa membawa semangat untuk kembali bangkit dalam situasi dolar AS yang melesat tinggi dan harga kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami kenaikan.
"Mudah-mudahan sekarang bisa kompak lagi, kita bisa berjuang bersama-sama. Pikirannya positif, karena sudah saling maaf-maafan," kata Ganjar Pranowo.
Terkait dengan dengan empat lokasi penyelenggaraan gelar griya, Ganjar mengatakan hal itu disebabkan Purbalingga merupakan daerah asal sang istri Siti Atikoh Suprianti, Kutoarjo merupakan tempat orang tuanya, Tawangmangu merupakan tempat kelahirannya, dan Jogja saat sekarang merupakan tempat tinggalnya, sehingga semua lokasi ada historinya.
Ganjar mengaku sengaja memilih tinggal di Kabupaten Sleman, Jogja, setelah purnatugas sebagai Gubernur Jateng karena putra semata wayangnya Muhammad Zinedine Alam Ganjar kuliah di Yogyakarta.
"Dari rakyat biasa, kembali kepada rakyat biasa, selalu menarik. Setelah pensiun 'kan saya rakyat biasa," kata Ganjar Pranowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.