Motif dan Peran 3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.
Doa bersama 40 Hari Tragedi Kanjuruhan / Arema FC Rabu (9/11/2022)
Harianjogja.com, JAKARTA—Keluarga korban tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, menyambangi Bareskrim Polri untuk membuat laporan kepolisian. Kedatangan mereka untuk menuntut keadilan kasus yang sudah hampir satu tahun berjalan tersebut.
Dari pantauan JIBI di lokasi, rombongan keluarga korban yang didampingi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), KontraS, YLBHI-LBH Pos Malang, dan PP Muhammadiyah tiba sekitar pukul 12.00 di Bareskrim.
Keluarga korban sebagian memakai baju kaos hitam dengan tulisan "Menolak Lupa 1 Oktober 202" dan menenteng poster foto korban tragedi Kanjuruhan.
Ketua Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan, Imam Hidayat mengatakan bahwa pihaknya datang ke Bareskrim untuk menuntut keadilan. Pasalnya, laporan di Polres Malang soal dugaan dugaan pembunuhan dan pembunuhan berencana telah dihentikan.
Alasannya, laporan yang teregister dengan nomor LP-B/413/XI/2022/SPKT/Polres Malang/Polda Jawa Timur itu tidak ditemukannya unsur pidana.
"Kita akan membuat laporan ya, laporan polisi terhadap korban tragedi kanjuruhan yang sampai ini hari belum mendapatkan rasa keadilan. Ini para keluarga korban yang datang dari Malang semua," kata Imam di Bareskrim, Rabu (27/9/2023).
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan, Saatnya Bergandengan Tangan dan Buka Tali Silaturahmi
Lebih lanjut Imam menerangkan bahwa pihaknya belum puas terkait pasal yang digunakan oleh pihak kepolisian saat ini. Sebab, pasal mengenai perlindungan anak belum digunakan untuk mengusut kasus ini.
Sementata itu, perwakilan dari Koordinator YLBHI-LBH Pos Malang, Daniel Siagian mengatakan bahwa terdapat 44 korban anak dalam tragedi Kanjuruhan belum jadi bahan pertimbangan.
Daniel menyebut pihaknya berencana melaporkan mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, mantan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dan anggota Brimob selaku operator penembakan gas air mata yang hingga kini belum diproses hukum.
"Selain unsur penganiayaan dan juga pembunuhan kita juga akan laporkan mengenai terlpornya adalah dari tiga level. Ada terlapornya mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico terduga mantan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, operator brimob gas air mata," tuturnya.
Sebagai informasi, tragedi Kanjuruhan terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022, usai pertandingan sepak bola antara tuan rumah Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-3. Setelah itu terjadi kerusuhan dan penembakan gas air mata yang memicu penonton berdesakan dan menyebabkan 135 orang meninggal dunia.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.