Menag Imbau Jangan Pilih Pemimpin Pemecah Belah Bangsa, Ini Tanggapan Cak Imin
Cak Imin menyatakan bagi dirinya dan bakal capres Anies Baswedan NKRI harga mati.
Cak Imin Cuek Soal Dugaan Kriminalisasi: Saya Besok Datang ke KPK. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bersama Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali berpose di depan awak media sebelum melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta Pusat pada Rabu (6/9/2023) / BISNIS - Surya Dua Artha
Harianjogja.com, JAKARTA—Bakal cawapres, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak ambil pusing terhadap isu kriminalisasi terhadapnya lewat kasus korupsi di KPK.
Pasalnya, saat ini ada dugaan yang muncul di masyarakat yakni pemanggilan Cak Imin oleh KPK sarat kepentingan politik. “Saya tidak ikut berinterpretasi [soal politisasi hingga kriminalisasi],” ujar Cak Imin di Sekretariat PB PMII, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2023).
Meskipun demikian, dia memastikan akan memenuhi panggilan ke KPK besok, dan siap memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh lembaga tersebut. “Saya besok datang, nanti kita lihat. Saya siap memberi keterangan apapun permintaan KPK,” jelasnya.
Adapun waktu kedatangan Cak Imin ke KPK besok belum dapat dipastikan oleh dirinya, namun dipastikan tetap akan datang. “Tidak tau, nanti saya cek, undangannya saya cek lagi,” ucap dia.
BACA JUGA: Cak Imin Mangkir, KPK Menjadwalkan Ulang Pemanggilan pada Kamis
Pada kesempatan yang berbeda, Cak Imin menyampaikan, kedatangannya ke KPK besok merupakan komitmen dirinya sebagai warga negara yang baik. Menurutnya, tidak ada yang perlu dibesar-besarkan terkait pemanggilannya oleh KPK. "Besok pasti datang, karena memang ini proses biasa, yang ada sebagai saksi. Saya dimintai kedatangan," jelas Cak Imin di NasDem Tower.
Ketika diminta pendapat soal kemungkinan adanya kriminalisasi kepadanya, Cak Imin tak mau memberi komentar. Dia mengaku tidak tahu menahu soal itu. "Enggak tahu saya, enggak tahu, enggak tahu," katanya.
Sebagai informasi, Cak Imin sudah dideklarasikan menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi calon presiden (capres) Anies Baswedan untuk ajang Pilpres 2024 pada akhir pekan lalu.
Sementara itu, KPK sudah memastikan akan memanggil Cak Imin dalam kasus dugaan korupsi sistem proteksi TKI di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan pada Kamis (7/9/2023) besok.
Awalnya, Cak Imin dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut pada Selasa (5/9/2023). Namun, dia mengonfirmasi bahwa harus membuka acara MTQ di Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPR yang belakangan dikabarkan batal.
Oleh karena itu, tim penyidik KPK telah berkomunikasi dengan pihak Cak Imin terkait dengan pemeriksaannya yang akhirnya dijadwalkan ulang besok, Kamis (7/9/2023).
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Cak Imin menyatakan bagi dirinya dan bakal capres Anies Baswedan NKRI harga mati.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.