Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI

Newswire
Newswire Sabtu, 16 Mei 2026 19:47 WIB
Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI

Presiden Prabowo Subianto. Antara/Galih Pradipta

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan memberikan tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto atas capaian kinerja dan kepemimpinan yang dinilai berhasil selama menjalankan tugas negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak dan peletakan batu pertama pembangunan 10 gedung ketahanan pangan Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Acara itu dipantau secara daring dari Jakarta.

"Saya lihat Polri ini berprestasi. Kapolri belum pernah menerima Bintang Mahaputera, belum ya? Nanti Presiden Prabowo yang kasih bintang," kata Prabowo.

"Panglima ini juga belum terima juga kau? Presiden Prabowo memberi," imbuhnya.

Ucapan Presiden tersebut langsung disambut sikap hormat dari Kapolri dan Panglima TNI yang berdiri di hadapan peserta acara.

Prabowo Soroti Kepemimpinan dan Prestasi Polri

Menurut Prabowo, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang dinilai mampu membawa organisasi bekerja secara efektif dan menghasilkan capaian nyata.

Ia menilai keberhasilan suatu institusi tidak dapat dilepaskan dari kualitas pemimpinnya. Karena itu, organisasi yang menunjukkan kinerja baik dianggap mencerminkan kepemimpinan yang kuat.

Prabowo menyoroti sejumlah capaian Kepolisian Negara Republik Indonesia, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta keterlibatan aktif dalam panen raya jagung di berbagai daerah.

"Saya lihat Pak Listyo ini berhasil, ya gimana? Aku mau ngomong apa? Iya kan? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya soal muji-muji loh, aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan, tapi saya ingin objektif," ucapnya.

Presiden juga menilai berbagai inovasi yang ditampilkan Polri dalam sejumlah program membuat pelaksanaan kegiatan berjalan lebih tertib dan efektif.

Pemimpin Berhasil Layak Dapat Apresiasi

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa kepemimpinan memiliki konsekuensi langsung terhadap keberhasilan maupun kegagalan organisasi. Menurut dia, pemimpin yang mampu mencapai target layak memperoleh penghargaan, sedangkan yang gagal perlu dievaluasi.

"Saya melihat peran Polri luar biasa dan di sini saya kira adalah karena leadership, kepemimpinan. Kalau bagus ya kita harus akui bagus. Kalau baik, kita akui baik, dan dalam organisasi kalau organisasinya baik berarti pemimpinnya baik, iya kan?" kata Presiden.

Prabowo kemudian mencontohkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang sebelumnya diberi target swasembada pangan dalam empat tahun, tetapi mampu mencapainya lebih cepat sehingga menerima penghargaan Bintang Jasa Utama.

"Kalau tim kesebelasan sepak bola, kalau menang ya manajernya baik, pelatihnya baik, kapten kesebelasannya baik, kontrak diperpanjang bener kan? Kalau nggak beres, copot. Sederhana, ini namanya hidup. Jadi, jangan kau ingin jadi kapten kesebelasan sepak bola, kalah, kalah, kalah, ingin diperpanjang terus, ya enggak," kata Presiden.

Pernyataan Prabowo tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa evaluasi kinerja pejabat negara harus didasarkan pada hasil kerja dan pencapaian konkret bagi masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online