Prabowo Kumpulkan Bos Himbara di Istana, Bahas Ekonomi Nasional
Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran Himbara di Istana Merdeka untuk membahas ekonomi nasional di tengah sorotan kebijakan BI Rate.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan keterangan pers seusai Pelantikan Pegawai di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aulia Postiera mengkritik Ketua KPK Firli Bahuri karena merilis lagu mars dan hymne KPK yang digelar pada hari ini Kamis (17/2/2022).
Dikutip dari akun Twitter pribadinya @paijodirajo, lagu mars dan hymne KPK yang dilakukan Firli Bahuri itu menuai kritik lantaran diciptakan oleh Ardina Safitri yang merupakan istri dari Ketua KPK tersebut.
"Luar biasa sekali Ketua @KPK_RI ini. Setelah viral dengan masak nasi goreng dan naik helikopter, hari ini Firli merilis lagu hymne dan mars KPK ciptaan istrinya, lalu kemudian memberikan penghargaan kepada istrinya. Sungguh ini sebuah prestasi terbaik. Gimana gaes, setuju gak sih?" tulisnya, dikutip melalui akun Twitter @paijodirajo, Kamis (17/2/2022)
Berdasarkan pantauan JIBI dari akun Twitter tersebut, terlihat unggahan gambar susunan acara peluncuran (launching) lagu mars dan hymne KPK yang digelar di Gedung Juang KPK pada pukul 10.00 WIB.
Adapun, Ardina Safitri dijadwal memberi sambutan sebagai pencipta lagu dan diawali dengan tayangan video di balik layar proses pembuatan lagu mars dan hymne KPK pada pukul 10.08—10.25 WIB
Bahkan, dituliskan bahwa Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly juga akan turut hadir sekaligus memberikan dokumen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada KPK sehingga istri Firli juga selain memberikan sambutan sekaligus menerima penghargaan atas penciptaan lagu tersebut.
Oleh sebab itu, kritik tersebut turut dilontarkan oleh Aulia Postiera. Dalam cuitannya, dia menyoroti sejumlah kontroversi yang juga sebelumnya sempat mencuat terkait dengan Firli.
BACA JUGA:Ruas Tol Jogja Bawen Diperluas Menjadi hingga 60 Meter, Demi Menyelamatkan Selokan Mataram
"Moral story: Jika kamu tidak mampu berprestasi dalam melaksanakan tugas utamamu, maka cobalah berusaha berprestasilah di bidang lain yang walaupun tidak kamu kuasai juga, tetapi setidaknya orang-orang masih membicarakan kamu. Pagi! Pagi! Pagi! Luar biasa! Tetap semangat??” tulisnya
Lebih lanjut, dirinya juga melontarkan sindiran atas pemberian penghargaan yang diberikan Firli Bahuri kepada Ardina.
"Selamat kepada Bu Firli yang sudah mendapatkan penghargaan dari Pak Firli," ujarnya.
Aulia juga turut mengkritik ketua KPK tersebut dalam cuitan lain disertai unggahan foto berisi lirik lagu mars dan hymne KPK, di mana dirinya juga menyarankan agar segenap pegawai KPK menghapal lagu tersebut.
“Kepada segenap insan @KPK_RI, agar dihapal mati dan dihayati mars dan hymne tersebut,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran Himbara di Istana Merdeka untuk membahas ekonomi nasional di tengah sorotan kebijakan BI Rate.
Konflik AS dan Iran meluas ke Suriah dan Bahrain. Harga minyak dunia melonjak lebih dari 11% dalam sepekan di tengah meningkatnya tensi geopolitik.
Radar GCI pertama Indonesia di Banjarbaru mampu mendeteksi objek hingga 515 kilometer dan memperkuat pengawasan ruang udara nasional secara real time.
Ekspor daun cincau kering Jawa Tengah mencapai 403 ton hingga Juni 2026 dan dipasarkan ke Thailand, Malaysia, Tiongkok, serta Kamboja.
Giri Sembung di Kulonprogo akan diperkenalkan sebagai spot paralayang baru di Pulau Jawa melalui Kejurnas Paralayang Cakrawala Nusantara Seri I 2026.
SMPN 4 Pakem menjadi sekolah pertama di Indonesia yang menerapkan program WiSe bersama TMH.id untuk membangun ekosistem kesehatan mental.