RUU Pemilu Dibahas, Pemerintah Siapkan Isu Parliamentary Threshold
Pemerintah menyiapkan isu strategis untuk pembahasan RUU Pemilu bersama Panja DPR, termasuk parliamentary threshold, dapil hingga AI.
Foto ilustrasi saat peragaan busana. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Batik dengan warna sogan seringkali identik dengan pakaian kelompok masyarakat usia tua. Akan tetapi dengan berbagai perkembangan tren dan model baju, saat ini warna sogan batik klasik mulai banyak diminati kalangan muda milenial.
Salah satu pedesain baju batik yang membuktikan fakta batik klasik disukai anak milenial adalah Adewani Lubis yang sudah 12 tahun berkecimpung di dunia fashion.
Ia menjelaskan saat ini kalangan milenial banyak menyukai batik sogan atau jenis batik klasik yang didominasi oleh nuansa warna cokelat, putih, dan hitam. Selain itu motif seperti parang juga banyak disukai anak muda. Akan tetapi model baju dengan bahan batik itu disesuaikan dengan anak muda.
BACA JUGA : Produksi Batik Hinggil Libatkan Perajin di Jogja
“Artinya biar tidak monoton, dan sesuai di kalangan milenial biasanya dilakukan beberapa kombinasi seperti menambahi dengan logo burung menyesuaikan dengan model yang disukai anak muda, saat ini batik sogan, parang itu banyak diminati anak muda,” katanya.
Ia memiliki sejumlah alasan tetap menyajikan warna sogan kepada anak muda. Mengingat seringkali milenial suka dengan warna cerah. Alasannya untuk mempertahankan warna klasik pada batik, tetapi modifikasi dilakukan melalui model baju yang sekiranya cocok untuk anak muda.
“Bagaimana biar anak milenial itu tertarik, misalnya saya buat dengan desain yang simpel, menyesuaikan gaya, digemarin sekali sama anak muda,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, perlu dilakukan edukasi agar batik disukai anak muda, serta sejumlah pakem dalam batik. Secara perlahan batik klasik saat ini banyak diminati anak muda.
“Memang harus mengikuti tren, segmen umur milenial tetapi soal warna kuning hijau orange yang sering digemari anak muda, saya inginkan milenial mencintai warna sogan, mempertahankan prinisp bahwa batik tidak boleh keluar dari pakemnya. Perlahan banyak anak muda yang suka,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan isu strategis untuk pembahasan RUU Pemilu bersama Panja DPR, termasuk parliamentary threshold, dapil hingga AI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.