Prabowo Sebut Indonesia Punya Satu TNI untuk Jaga Wilayah Seluas Eropa

Newswire
Newswire Senin, 05 Oktober 2026 12:47 WIB
Prabowo Sebut Indonesia Punya Satu TNI untuk Jaga Wilayah Seluas Eropa

Presiden Prabowo Subianto/Bisnis Indonesia

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus terus membangun kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga wilayah negara yang sangat luas dengan ribuan pulau, laut yang membentang, serta perbatasan dan berbagai objek strategis.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam amanatnya pada upacara HUT Ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI Jakarta, Senin. Menurutnya, skala wilayah Indonesia menjadi salah satu alasan penguatan TNI harus terus dilakukan.

"Kita juga akan terus membangun kekuatan kita," kata Presiden dalam amanatnya.

Prabowo menggambarkan besarnya wilayah Indonesia dengan membandingkannya dengan Benua Eropa yang terdiri lebih dari 30 negara. Sementara itu, Indonesia hanya memiliki satu TNI untuk menjalankan tugas pertahanan di seluruh wilayah tersebut.

"Mereka punya 30 angkatan perang, 30 angkatan udara, 30 angkatan laut. Kita satu TNI," kata Presiden.

Tugas TNI Menjaga Wilayah Indonesia

Presiden menyebut Indonesia merupakan negara yang sangat besar dengan wilayah laut yang luas, ribuan pulau, perbatasan yang panjang, serta berbagai objek strategis yang harus dijaga.

Ia mengakui tugas yang diemban para prajurit tidak ringan. Meski demikian, Prabowo meyakini para prajurit mampu menjalankan tanggung jawab tersebut.

"Tugas saudara berat, tapi saya yakin saudara mampu," ujarnya.

Prabowo kemudian mengajak prajurit TNI menjaga rakyat, wilayah, dan kekayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke serta Miangas hingga Pulau Rote. Menurutnya, kekayaan tersebut harus dapat dimanfaatkan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Presiden juga menegaskan Indonesia tidak memiliki keinginan untuk mengganggu negara lain dan tetap menghormati semua negara. Namun, Indonesia tidak ingin diganggu.

Menurut Prabowo, pembangunan TNI ditujukan untuk membela diri sekaligus menjaga rakyat.

Ancaman Tak Lagi Hanya Berbentuk Fisik

Dalam amanatnya, Prabowo mengatakan situasi dunia saat ini dipenuhi gejolak dan ketidakpastian. Ancaman terhadap Indonesia, menurut dia, juga telah berkembang sehingga tidak hanya berbentuk serangan fisik.

Indonesia, kata Prabowo, sudah mulai menghadapi serangan melalui siber, disinformasi, dan berita bohong. Selain itu, penyelundupan kekayaan negara juga disebut sebagai salah satu ancaman terhadap kedaulatan.

Karena itu, Presiden meminta TNI terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Prajurit diminta terus belajar dan berlatih agar TNI menjadi kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif serta menguasai teknologi.

Prabowo juga menekankan pentingnya sistem berbasis prestasi di lingkungan TNI. Menurutnya, sistem tersebut tidak boleh hanya mengandalkan senioritas.

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI

Penguatan TNI juga ditandai dengan agenda dalam upacara HUT Ke-81 TNI. Upacara tersebut melibatkan 3.378 prajurit yang berasal dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

Selain itu, pasukan Komponen Cadangan dan KKRI/Pramuka turut dilibatkan dalam upacara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan kodam.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online