Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANYUMAS--Bupati Banyumas, Achmad Husein meminta KPK memberi tahu kesalahan yang dilakukan kepala daerah terlebih dahulu dari pada langsung melakukan operasi tangkap tangan.
Achmad Husein blak-blakan mengaku takut tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu diketahui dari unggahan video di akun instagram @ir_achmadhusuin, Minggu (14/11/2021).
Dalam video berdurasi 24 detik ini, Achmad Husein menyampaikan rasa takutnya jika kena OTT tersebut di hadapan pimpinan KPK langsung.
Kebetulan saat itu hari Kamis (11/11/2021), pimpinan KPK bersama seluruh Bupati/Walikota di Jawa Tengah sedang mengadakan rapat koordinasi mengenai pemberantasan korupsi.
BACA JUGA: Kronologi Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Cilacap
"Kami para kepala daerah, kami semua takut dan tidak mau di OTT," buka Achmad Husein.
Lebih lanjut, ia menjelaskan keinginan kepada pimpinan KPK. Sebelum kepala daerah di OTT, ada baiknya diberitahu terlebih dahulu perihal kesalahannya.
"Maka kami mohon kepada KPK, sebelum OTT mohon kalau ditemukan kesalahan. Kami dipanggil terlebih dahulu,"
"Kalau ternyata dia itu mau berubah, ya sudah lepas gitu pak. Tapi kalau kemudian tidak mau berubah baru ditangkap pak," sambungnya.
Sontak saja unggahan video tersebut langsung menuai sorotan warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka memberikan tanggapan pedes atas pernyataan orang nomor satu di Kabupaten Banyumas tersebut.
"Nek ora OTT mengko tuman pak," ucap akun @agyl**.
"Hello bos OTT udah kewenangan KPK bos, nek bener ngapain wedi OTT. Simple ae gak usah digawe pusing," cetus akun @paculdol**.
"Blunder nih orang," sahut akun @arez**.
"Setau saya KPK juga gak sembarangan asal OTT. Kalau dia terbukti korupsi pasti ditangkap dan itu bagus biar terdakwa tidak bisa menghilangkan barang bukti. Ini ibarat nya org udah terbukti dan KPK sudah punya bukti masa mau dipanggil trus kasih kesempatan kan kocak jadinya," timpal akun @al.al.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 9 Oktober 2026 tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.