Elon Musk Berubah Pikiran, Karyawan Tesla Batal di-PHK
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Musk hendak memangkas sekitar 10 persen karyawan karena adanya firasat buruk terhadap prospek ekonomi.
Sebanyak 37% responden menggunakan Snapchat untuk berinteraksi dengan teman dekat mereka, 71% di antaranya mengatakan bahwa Snap yang unik memperkuat persahabatan mereka. /Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengguna Snapchat mencatatkan lonjakan hingga 20 persen setelah layanan Facebook Inc., sempat down hinga sekitar 6 jam di berbagai belahan dunia pada 4 Oktober.
Dilansir Bloomberg pada Rabu (6/10/2021), berdasarkan data Sensor Tower, Snap Inc., mencatatkan kenaikan waktu penggunaan pada aplikasi di Android hingga 23 persen pada Senin dibandingkan dengan hari biasanya.
Aplikasi pesan seperti Telegram dan Signal milik Twitter Inc., dan TikTok milik ByteDance Ltd., juga mencatatkan kenaikan aktivitas.
BACA JUGA : WhatsApp, Instagram, Facebook Down Sudah Berkali-kali, Ini Catatan 2019-2021
Pendiri Telegram Pavel Durov mengungkapkan perusahaan telah menambah 70 juta pengguna baru pada Senin. Aplikasi yang mirip dengan WhatsApp ini bahkan menduduki posisi teratas sebagai aplikasi gratis yang paling banyak diunduh pada iPhone App Store. Sementara Signal menjadi nomor 1 di Polandia dan 10 besar di 35 pasar, kata Sensor Tower.
Telegram telah menjadi alternatif yang paling banyak dipilih jika terjadi gangguan pada aplikasi pesan paling populer ini. Kendati demikian, pengguna tetap kembali memakai aplikasi Facebook setelah mereka kembali online.
Seperti diberitakan sebelumnya, Facebook menyalahkan adanya gangguan konfigurasi jaringan yang melumpuhkan serangkaian aplikasi dari Messenger hingga Instagram yang mendorong banyak penggunanya beralih ke aplikasi lain. Saat ini, media sosial yang didirikan Mark Zuckerberg memiliki 2,7 miliar pengguna harian.
Pemadaman layanan juga telah berdampak pada bisnis kecil. Pembuat kebijakan juga telah mengemukakan kritik terkait dengan monopoli yang harus segera dipangkas.
BACA JUGA : Facebook & WhatsApp Down, 10,6 Juta Laporan Diterima
"Kami telah menghabiskan 24 jam terakhir untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana kami dapat memperkuat sistem kami melawan kegagalan semacam ini," tulis Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg dalam sebuah catatan kepada karyawan pada Selasa.
Menurutnya, dampak pengguna yang beralih ke aplikasi lain atau kerugian materi yang menjadi masalah. "Namun, bagaimana masalah ini berdampak kepada orang-orang yang mengandalkan aplikasi kami," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Musk hendak memangkas sekitar 10 persen karyawan karena adanya firasat buruk terhadap prospek ekonomi.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.