Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Ilustrasi sampah plastik/Picture-Alliance-Photoshot
Harianjogja.com, JAKARTA--Dampak limbah plastik bagi lingkungan benar-benar nyata. Sebab, plastik merupakan limbah yang sulit terurai secara alami.
Bahkan pengamat sekaligus aktivis lingkungan mengungkap jika plastik pertama yang diciptakan tahun 1907 masih ditemukan dan belum terurai hingga 2021 saat ini.
Kondisi ini menambah parah situasi, setelah beberapa waktu silam Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB memperkirakan di 2050 jumlah plastik di lautan mengalahkan jumlah ikan.
"Jadi kalau tidak bisa dibakar entah di mana di satu tempat, plastik-plastik ini akan tetap ada, di bumi kita. Plastik yang digunakan pada tahun 1907, ketika pertama kali plastik ditemukan ini, masih ditemukan sekarang karena tidak terurai," ujar Penasihat Lingkungat, Henriette Faergemann sekaligus delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, dalam acara diskusi, Sabtu, (18/9/2021).
Henriette menambahkan, jika plastik pertama di dunia masih belum terurai, maka bukan tidak mungkin plastik yang diproduksi dan digunaan saat ini akan ditemukan anak, cucu, cicit dan keturunan umat manusia berpuluh-puluh tahun bahkan berabad-abad kemudian.
Mirisnya, kata Henriette, banyak penelitian menemukan produksi plastik terus bertumbuh. Bahkan 10 tahun belakangan, jumlah plastik mengalahkan total plastik yang diproduksi sejak awal ditemukan hingga 2000.
"Jadi produksi plastik bertumbuh dengan sangat besar, plastik juga tidak bisa terurai sendiri," ungkap Henriette.
Banyak penelitian juga membuktikan jika sampah plastik sangat berdampak pada kehidupan laut. Bahkan bisa membunuh hewan mamalia laut seperti paus, penyu, dan burung laut yang tidak sengaja memakan mikro plastik yang dikira sebagai makanan.
"Banyak penelitian juga memperkirakan bahwa, sampah plastik jumlahnya luar biasa besar, antara 15 sampai 21 triliun plastik di samudra kita, Samudra Atlantik, Samudra Arktik sampai Antartika, Pasifik hingga Hindia," jelasnya.
Adapun mayoritas atau 80 persen plastik yang paling banyak ditemukan di lautan, di antaranya adalah botol plastik, kantong plastik, gelas plastik, sedotan, dan plastik yang digunakan sekali pakai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.