China Izinkan Sinovac Digunakan Anak Usia 3-17 Tahun

Newswire
Newswire Sabtu, 05 Juni 2021 22:37 WIB
China Izinkan Sinovac Digunakan Anak Usia 3-17 Tahun

Vaksin Sinovac/ugm.ac

Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech telah disetujui untuk penggunaan darurat di China pada orang berusia antara tiga dan 17 tahun.

Gerakan vaksinasi massal di China saat ini hanya bisa diikuti oleh mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Negara itu hingga 3 Juni telah menyuntikkan 723,5 juta dosis vaksin pada penduduknya.

BACA JUGA : Heroe Poerwadi Klaim Belum Ada Efek Samping Vaksin

Mengenai kapan vaksin Sinovac akan diberikan bagi kelompok usia yang lebih muda, kepala perusahaan farmasi tersebut, Yin Weidong mengatakan bahwa keputusan itu berada di tangan otoritas kesehatan yang merumuskan strategi vaksinasi di China.

Yin mengatakan anak di bawah umur berada pada prioritas lebih rendah untuk divaksin anti virus Corona dibandingkan dengan orang tua, yang menghadapi risiko lebih tinggi mengalami gejala parah setelah terpapar corona.

"Hasil awal dari uji klinis Tahap I dan II menunjukkan vaksin Sinovac dapat memicu respons imun pada peserta berusia tiga hingga 17 tahun, dan sebagian besar efek samping terlihat ringan" kata Yin dalam wawancara langsung kepada TV pemerintah, Jumat (4/6/2021) malam.

Sementara itu, Sinopharm, perusahaan farmasi yang didukung negara dan menggunakan dua dosis melalui teknologi serupa dengan produk Sinovac, juga mengirimkan data untuk mendapatkan izin penggunaan pada kelompok orang berusia lebih muda.

BACA JUGA : Vaksin Sinovac Mampu Kendalikan Covid-19 di Brasil

Vaksin buatan CanSino Biologics, yang menggunakan teknik berbeda, telah memasuki uji coba Tahap II dengan melibatkan orang-orang yang berusia dari enam hingga 17 tahun.

Sinovac juga telah menyelesaikan uji klinis Fase II. Peserta disuntik dengan dosis penguat ketiga setelah menyelesaikan dua suntikan dosis reguler, kata Yin.

Para peserta mengalami kenaikan tingkat antibodi 10 kali lipat dibandingkan dengan tingkat sebelumnya dalam seminggu, serta 20 kali lipat dalam setengah bulan, kata Yin.

Yin memperingatkan bahwa, sebelum dapat membuat rekomendasi kepada pihak berwenang tentang kapan dosis ketiga harus diberikan, Sinovac masih perlu menyelesaikan pengamatan jangka panjang pada rentang waktu antibodi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online