Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang, 179 Kios Terdampak
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memandang aspek lain dari manfaat film selain untuk hiburan adalah sebagai sarana edukasi dan mensosialisasikan program-program pencegahan tindak pidana korupsi.
"Di era digital dan pesatnya kemajuan teknologi saat ini, kami memandang film bukan lagi sekadar tontonan yang sarat hiburan semata, melainkan juga sebagai sarana edukasi sekaligus \'media campaign\' program-program strategis KPK seperti pencegahan tindak pidana korupsi," kata Firli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Hal tersebut dikatakannya dalam rangka memperingati Hari Film Nasional setiap 30 Maret.
Pandangan itu, lanjut dia, sejalan dengan visi sineas-sineas Tanah Air yang memiliki kekhawatiran yang sama melihat betapa agresif dan destruktif-nya virus korupsi sebagai ancaman terbesar bagi keutuhan, kemajuan serta masa depan bangsa dan negeri ini.
Baca juga: Bupati Minta Perantau Asal Gunungkidul Tak Usah Pulang Saat Lebaran
"Sudah tidak terhitung lagi film-film indie bertemakan antikorupsi yang mereka produksi dengan biaya sendiri, telah beredar luas, dan gratis ditonton melalui jejaring media sosial," ujar Firli.
Melihat besarnya antusiasme, kontribusi, dan semangat sineas-sineas pejuang antikorupsi, KPK mengadakan Anti Corruption Film Festival (ACFFest).
ACFFest adalah festival film yang diselenggarakan untuk bersama memproduksi film pendek fiksi yang mengangkat tema antikorupsi yang sarat dengan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, kemandirian, keberanian, dan keadilan.
"Hasil film pendek ini akan KPK gunakan sepenuhnya untuk keperluan pendidikan, sosialisasi, dan kampanye antikorupsi di berbagai media dan fasilitas publik tanpa batas waktu sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi agar tak lagi berurat akar di republik ini," ujar Firli.
Menurutnya apa yang dilakukan oleh sineas-sineas pejuang antikorupsi, mengingatkan kembali betapa pentingnya untuk senantiasa saling mengingatkan tentang nilai-nilai kebaikan, kejujuran, dan kesederhanaan tersebut.
Baca juga: Klaster Takziah bermunculkan di Sleman, Ini Penjelasan Epidemiolog UGM
Selain itu, juga untuk membangun integritas dan karakter antikorupsi yang kuat dalam diri segenap anak bangsa di negeri ini.
"Selamat memperingati Hari Film Nasional, mari kita semai benih-benih antikorupsi melalui film-film bertemakan antikorupsi agar semangat antikorupsi tumbuh berkembang serta mengisi relung hati, jiwa, dan pikiran setiap eksponen bangsa di negeri ini untuk menggapai sekaligus mewujudkan cita-cita NKRI bebas korupsi," tutur-nya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.