Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Raja Paku Buwono (PB) XIII menghadiri tradisi Tinggalan Dalem Jumenengan atau peringatan naik tahta raja di Keraton Kasunanan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4)./Antara-Mohammad Ayudha
Harianjogja.com, SOLO -- Salah satu tokoh Dewan Adat Kraton Kasunanan Solo, GKR Koes Moertiyah atau Gusti Moeng, berziarah ke Makam Raja-Raja Mataram Islam di Imogiri, Bantul.
Ziarah itu dilakukan setelah dia bersama GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani yang merupakan putri kandung PB XIII, dua abdi dalem penari, dan seorang sentono dalem terkunci selama tiga hari dua malam di Keputren Kraton.
Saat berziarah, Gusti Moeng memohon kepada Gusti Allah agar kondisi Kraton Solo segera membaik.
Dia juga mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Meskipun harus tidur beralaskan tikar dan makan dedaunan, Gusti Moeng dapat mengetahui kondisi di dalam Kraton Solo seusai diusir pada 2017 lalu.
“Semoga dijauhkan dari bahaya serta orang-orang tidak berkepentingan yang mengaku utusan raja. Orang-orang itu justru memperkeruh suasan kraton dan menghambat perdamaian,” kata adik kandung Paku Buwono (PB) XIII dikutip dari JIBI, Senin (15/2/2021).
Gusti Moeng mengatakan kondisi dalam kraton sangat memprihatinkan, bangunan cagar budaya rusak tidak terawat. Gusti Moeng mendokumentasikan seluruh kondisi kraton itu.
Sebelumnya, Gusti Moeng terkurung di dalam kraton bersama GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani yang merupakan putri kandung PB XIII, dua abdi dalem penari, dan seorang sentono dalem.
Usai pengusiran 2017 lalu, Gusti Moeng dan para gusti lain tidak dapat masuk ke keraton karena tak memperoleh izin dari Sinuhun Pakubuwono XIII. Hal itu membuat aktivitas adat dan budaya kraton tidak berjalan semestinya.
Hal itu juga dikarenakan tertutupnya akses abdi dalem dan abdi dalem garap.
“Kegiatan pengembangan budaya dan penelitian di Sasana Pustaka juga berhenti. Kondisi dokumen, naskah, budaya, warisan leluhur kami tidak tahu,” papar dia.
Dia berharap polemik keraton segera berakhir karena sangat berdampak pada pengembangan budaya jawa. Polemik itu menjadi kerugian masyarakat adat dan seluruh warga Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.